Mobil Lawas Produk Datsun Kini Semakin Dicari

Saat ini, mobil produk Datsun cukup merajai penjualan mobil ramahl ingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) dengan Datsun GO-nya. Namun, Datsun jadul yang sempat merajai dunia di era 1970an hingga 1980an masih menjadi incaran, terutama bagi para kolektor yang uangnya nggak berseri. Modelnya yang tak lekang dimakan zaman dan mesinnya yang tangguh di segala situasi membuat Datsun kuno masih diburu, demikian menurut pengakuan Sulaiman, pemilik bengkel Seroja Motor  (berlokasi di J.M.Kahfi I No.28 Jakarta Selatan) yang sering melayani pelanggan dengan mobil Datsun lama, sebagaimana dilaporkan CNNIndonesia.

Menurutnya, mobil Datsun lama biasanya dilepas seharga Rp 30 juta-Rp 40 juta untuk semua jenis. Namun,  jika pemilik memodifikasi keseluruhan mobil (dari bodi hingga mesin dan semuanya), maka saat dijual harganya bisa sekitar Rp 100 jutaan.

Sulaiman menambahkan pelanggan yang sering singgah di bengkelnya kerap memburu mobil Datsun klasik hingga keluar Jakarta, karena harganya jelas lebih murah. Namun, sayangnya sering kali kondisi mobilnya sudah tidak oke lagi.

 

 

BAGAIMANA SOAL MESIN, AKSESORIS DAN SPAREPART?

Walau mobil sudah berusia 40 atau 50 tahunan lebih, onderdil Datsun jadul masih mudah ditemui, baik yang asli hingga palsu alias KW. Tentu saja, harga onderdil KW dan dan asli harganya beda. Sulaiman mengakui mobil tahun 1960an hingga 1970an secara ketangguhan jelas sudah teruji. Seorang pemilik Datsun 620 pickup pabrikan 1979 pun mengakui kekuatan mobil tersebut.

Soal mesin, Sulaiman mengakui banyak pemilik Datsun klasik tetap mempertahankan mesin lamanya, karena masih bagus. Walau begitu, jika mesin mobil sudah d-iupgrade pasti terasa berbeda. Nah, jika diperhatikan secara detail, rem tangan Datsun GO terkesan jadul. Namun, hal tersebut tidak membuat mobil ini kekurangan peminatnya. Menariknya, bahkan banyak mobil pabrikan ‘jaman now’ yang kembali menggunakan rem tangan retro tersebut.

Soal aksesoris, jelas harganya lebih mahal dari suku cadang. Aksesoris Datsun klasik seperti spion, bumper, dan lampu sudah langka dan harganya  juga selangit. Menyiasati hal itu, penggemar Datsun klasik bisa mencari barang second.

 

 

KOMUNITAS DATSUN KLASIK: TEMPAT KUMPUL PARA PECINTA MOBIL DATSUN RETRO

Saking cukup banyaknya penggemar Datsun klasik, di Indonesia ada komunitasnya sendiri. Namanya Old Datsun Indonesia. Anggotanya adalah pemilik Datsun produksi 1980an ke bawah, seperti Cherry, Bluebird dan  lainnya. Uniknya, tidak perlu punya Datsun jadul dulu untuk bisa jadi anggota, tetapi paling tidak minat saja dulu. Banyak juga anggota yang belum punya atau baru beli, ujar Adil dari Old Datsun Indonesia sebagaimana dilansir Otoasia.

Seperti layaknya komunitas mobil, kegiatannya adalah touring, kumpul-kumpul dan workshop dan kegiatan amal. Beberapa anggotanya masih ada pembalap aktif yang menggunakan Datsun lama lho! Komunitas ini juga turut aktif dalam berbagai pameran dengan modifikasi Datsun klasik.  Ini terlihat saat perayaan hari jadi Datsun Indonesia, Datsun Rising Day yang digelar 13 Mei 2017 di Yogyakarta. Ada beberapa mobil jadul yang turut dipamerkan; Fair Lady (1983), 710 Violet (1976), 510 Bluebird (1970), dan SSS (1976).

Datsun ‘jaman old’ ini bersanding dengan Datsun GOdan GO+ versi modifikasi yang prestasinya kinclong di berbagai kompetisi. Adanya empat tipe Datsun jadul ini memang untuk mengenang sejarah reputasi Datsun di Indonesia,sebagaimana ditulis Kompas. Selain menambah teman, ikut komunitas otomotif perlu juga agar para anggota bisa berbagi ilmu dan belajar hal baru. Apalagi anggota juga bisa mendapat informasi mengenai segala pernak-pernik mobil kuno yang sudah mulai jarang ditemui.