Manfaat Rim Lock Pada Event Motor Trail Adventure

Rim lock atau biasa disebut juga stopper ban, punya peran yang sangat penting bagi para pencinta motor trail yang sering ikutan  event trail Adventure. Rim lock atau stopper ban adalah perangkat mekanis yang memiliki fungsi untuk mengunci velg dengan ban dalam serta ban luar. Terutama saat ban kekurangan angin atau mengempis.

Pada dasarnya ban dan velg itu dua obyek yang terpisah. Namun saat ban terisi angin, keduanya melekat dengan kuat dan berputar bersama-sama. Sedangkan saat ban kekurangan angin, velg dan ban bisa berputar sendiri-sendiri. Kondisi seperti Ini bisa menghancurkan ban dalam, selain menyebabkan perputaran yang nggak selaras.

Untuk mengatasinya maka dipasanglah Rim lock, yang  berkerja dengan cara menekan ban dalam ke ban luar. Efeknya  membuat velg, ban luar, serta ban dalam tetap berputar secara selaras meskipun dalam kondisi kekurangan angin.

Manfaat lain dari rim lock adalah mengatasi ban bocor di saat sedang mengikuti event trail adventure, motor trail masih bisa digunakan karena bannya terbebas dari  kerusakan parah. Selain itu juga ban juga  tetap aman ketika harus mengurangi tekanan anginnya untuk mendapatkan traksi.

Cara memasang rim lock

Beberapa pemilik motor trail  ada yang memasang satu buah rim lock di masing-masing ban namun ada juga yang memasang dua buah. Walaupun sebenarnya satu buah stopper ban di masing-masing ban juga sudah cukup aman.

Jika hanya ingin memasang satu buah rim lock saja, posisi pemasangannya 10 cm dari pentil ban. Jika ingin memasang dua buah, maka posisi rim lock yang satunya lagi harus berlawanan dengan posisi pentil ban.

Harga stopper ban berkisar antara Rp50.000 sampai dengan Rp150.000. Dapat dibeli  di toko-toko aksesoris serta variasi motor trail.

Baca juga: Honda CG110 dan CG125, Awet Dan Tahan Lama. Klik Disini...

 

Kelemahan Utama Jimny Jangkrik di Segmen Kendaraan Off Road

Jimny LJ80 merupakan salah satu varian SUV terpopuler lansiran Suzuki. Sohor dengan nama Jimny Jangkrik, Jip retro dari era 1970-an ini masih diburu oleh para kolektor maupun masyarakat umum. Sayangnya, kelemahan utama Jimny Jangkrik justru semakin terlihat seiring kemajuan teknologi di segmen… Baca selengkapnya...

Simca 1000 / Mille, Mobil Italia Hasil Produksi Perancis

Selain Peugeot, Citroen dan Renault, masih ada lagi satu merk mobil asal Perancis yang sempat dipasarkan secara remi di Indonesia yaitu Simca, singkatan dari bahasa Prancis: Société Industrielle de Mécanique et Carrosserie Automobile. Simca adalah perusahaan mobil Prancis, yang didirikan pada… Baca selengkapnya...

Mobil Subaru Buatan Mana? Mengapa Tidak Populer Di Indonesia?

Baru-baru ini, banyak yang menanyakan mobil Subaru buatan mana? Bagi kaum milenial yang tidak mengikuti sejarah mobil, pertanyaan tersebut memanglah wajar, mengingat bahwa merk Subaru sudah lama tidak berjualan mobil di Indonesia. Penyebabnya adalah pelanggaran regulasi tentang kendaraan bemotor. Baca selengkapnya...

Kelemahan dan Keunggulan Honda CG110, Jika Dibandingkan Dengan Honda CB100

Di kalangan penggemar motor lawas, Honda CG110 terkenal karena mesinnya yang bandel serta memiliki sasis/ rangka yang kuat dan rigid. Untuk rangkanya, terbukti banyak yang menggunakannya sebagai pengganti rangka asli Honda CB100 yang mesinnya telah di modifikasi. Baca selengkapnya...

Merawat Mobil Antik Sulit? Sama Sekali Tidak Kalau Tahu Caranya

Disebut mobil antik karena mobil tersebut sudah tidak diproduksi di zaman sekarang ini. Belum lagi dari segi tampilan interior dan eksterior yang mencerminkan khas retro atau lawas. Meskipun begitu, peminat dari mobil klasik ini sendiri cukup banyak sampai sekarang ini. Baca selengkapnya...