Loading...
en

Corolla DX, Mobil Retro yang Masih Tangguh Berpacu di Sirkuit

Meski tergolong mobil retro yang masih enak untuk dikendarai dan banyak ditemui di jalanan, namun menjadi pemandangan yang menarik sekaligus langka tatkala menyaksikan Corolla DX dipacu di sirkuit dan beradu kecepatan dengan mobil-mobil baru lainnya. Menjadi lebih menarik lagi, karena Corolla DX tersebut tidak hanya sebagai penggembira, tetapi mampu menaklukkan lawan-lawannya dan berjajar diantara para juara.

Mobil retro buatan Toyota yang berumur hampir 4 dekade dengan bodi berselimut warna orange tersebut merupakan mobil balap yang dimiliki sekaligus dikendarai oleh pria nyentrik dari Lampung bernama Bernardo Yosep Te Victoria yang akrab dipanggil Jos.

Menurut pengakuannya, Corolla DX yang dimilikinya itu membuat dia menemukan spirit untuk terjun di dunia balap mobil dengan memadukan antara passion dan fashion. Dengan kata lain, balap mobil tidak hanya ajang berkompetisi untuk menjadi pemenang, tetapi juga wahana entertain untuk dapat memberikan hiburan lewat tampilan mobil dan juga pengemudinya. Hal tersebut ditunjukkan oleh Jos dengan selalu mengenakan kaos yang warnanya selaras dengan warna mobilnya yaitu orange.

Meski aktivitasnya di dunia balap mobil kental dengan sentuhan hiburan, bukan berarti mobil tua yang dikendarainya hanya sebagai pelengkap penggembira saja, tetapi juga menjadi lawan yang tangguh bagi mobil-mobil lainnya. Bahkan sepanjang tahun 2013 hingga sekarang, Jos dan Corolla DXnya hampir selalu naik ke atas podium juara untuk kelas Retro 1600 Max dan kini masuk ke kelas supercar.

Kehadiran Jos dan Corolla DXnya di sirkuit balap mobil seolah menepis anggapan banyak orang bahwa mobil retro yang langka seharus dijaga dan dipelihara dengan baik, bila perlu hanya dijadikan display atau pajangan, dan bukan dipacu di arena balap.

Namun bagi Jos anggapan tersebut keliru besar. Menggeber Toyota Corolla KE70 alias Corolla DX bukan sebuah kesalahan, karena mobil tersebut pada dasarnya adalah mobil sport yang dibuat untuk dipakai balapan.

Mobil retro yang dimilikinya tersebut dibangun oleh Jos sejak dari awal dan dilakukan secara bertahap. Bermula dari memperoleh rangkanya terlebih dahulu, sebelum akhirnya dimodifikasi bersama temannya yang ada di Tasikmalaya untuk dijadikan mobil balap.

Bodi Corolla DX yang dikenal kokoh direkonstruksi sehingga lebih dinamis. Customisasi juga dilakukan pada bagian kaki-kaki, bagian gardan diperkuat, suspensi dan disc break dirubah dengan menggunakan model balap, begitu juga bagian dapur pacu.

Jika mesin Corolla DX yang asli menggunakan mesin 3K OHV (Over Head Valve) 8 valve dengan kapasitas 1.200 cc, oleh Jos mesin tersebut diganti dengan mesin special edition 3S in Turbo. Mesin yang sebenarnya milik Toyota Altezza ini buatan TOM edition dan di suluruh dunia hanya ada 100 unit, salah satunya dipakai sebagai dapur pacu Corolla DX milik Jos.

Dengan mesin tersebut, mobil retro milik Jos ini memiliki power standar 330 hp. Dengan demikian, tidak salah, jika Jos dan Corolla DXnya berulangkali memenangkan kejuaraan balap mobil meski dari sisi bodi, mobil yang dikendarinya sudah sangat berumur.

Jika dari sisi kecepatan mobil tersebut memang tidak perlu diragukan, entah bagaimana dengan kenyamanan yang dihadirkan, karena sebagai pembalap Jos tidak pernah menuturkan tentang kenyamanan dari mobil tua yang telah dia modifikasi.

Padahal Toyota Corolla DX jika masih menggunakan mesin aslinya dan juga dengan bodi yang masih standar, tidak hanya menyuguhkan performa mesin yang bisa diandalkan tetapi juga menghadirkan kenyamanan saat dikendarai.