Citroën 2CV, Mobil Yang Didesain Untuk Memenuhi Kebutuhan Petani

Selain truk dan bus, Citroen juga memproduksi mobil penumpang yang menyandang nama 2CV. Citroen 2CV pertama diproduksi pada 1948 dan kejayaannya terus bertahan hingga 1990-an .Saking banyak peminatnya, perusahaan otomotif asal Prancis ini mampu menjual lebih dari 3,8 juta unit.

Citroën 2CV alias Deux Chevaux-vapeur. Mobil ini diprakasai oleh presiden Citroen saat itu, Pierre Boulanger  memiliki ide untuk membantu para petani  dalam hal mengangkut hasil panennya,yang pada saat itu (tahun 1930-an) hanya mengandalkan gerobak dan kereta yang ditarik kuda.

Pierre Boulanger mendesain mobil yang tangguh, sederhana dan murah, karena material seperti besi begitu langka di Eropa. Hingga akhirnya tercipta mobil tanpa fitur-fitur yang membuat repot kala rusak selain untuk memangkas ongkos produksi yaitu:

  • Semua serba manual.
  • Jendelanya tidak memakai memakai model roll down dengan engkol putar, tapi diganti dengan model engsel dimana untuk membukanya jendela diangkat keatas.
  • velgnya hanya menggunakan 3 baut.
  • Mesinnya 2 silinder boxer berpendingin udara, tanpa menggunakan  cylinder gasket. Diletakkan didepan karena mobil in merupakan mobil gerak roda depan. Tersedia beberapa pilihan jenis mesin mulai dari 375cc bertenaga 9Hp, 425cc 12Hp, 435cc 24Hp, sampai yang terbesar 602cc 29Hp dengan konfigurasi yang sama.
  • Untuk transmisinya, menggunakan transmisi manual 4 percepatan.  standar pada mobil-mobil jaman itu.
  • Sistem suspensi independen dikeempat rodanya. Diuji menggunakan telur, teknik pengujian suspensi Citroen 2CV ketahui dari video di akun Facebook @Denny Puspito. Dalam video tersebut, tampak seorang sopir menaruh satu keranjang telur di atas jok belakang. Setelah itu, Citroen 2CV dipacu di jalan bergelombang untuk mengetahui sistem kerja dari suspensinya. Hal tersebut sejalan dengan target perakitan 2CV, yang mana ingin menawarkan kenyamanan.

 

Tapi kebalikan untuk bagian bannya. Citroen menggandeng pabrikan ban Perancis, Michelin untuk mendesain ban radial teknologi terbaru saat itu yang menjadi komponen penting  dan revolusioner pada mobil  ini.

Rancang bangun mobil ini sebenarnya telah selesai sejak 1930-an, namun karena Perancis dikuasai pasukan Nazi Jerman pada perang dunia I, akhirnya proyek ini baru dapat direalisasikan pada tahun 1948.

Di Indonesia, Citroën 2CV digunakan para montir untuk mengangkut onderdil dan peralatan, yaitu adalah 2CV seri AK400 atau yang dikenal di Perancis sana dengan nama fourgonnettes, untuk melayani servis kendaraan dirumah/panggilan para customer PT Alun sebagai ATPM Citroen

2CV AK400 memang sesuai  dengan kebutuhan, karena bagian belakangnya yang mirip mobil boks karoseri angkutan umum macam opelet atau pickup omprengan jaman dulu

Selain ATPM Citroen sendiri, sebuah perusahaan tambang di Bontang, Kalimantan Timur juga sempat menggunakan mobil ini walau tidak lama karena reliabilitasnya yang kurang dibandingkan mobil tambang pada umumnya.

Selain fourgonnettes, Citroen juga membuat varian 2CV lain seperti , hatchback, pickup dan berbagai varian khusus untuk beberapa negara yang diproduksi dengan lisensi khusus.

Termasuk  2CV Sahara, yang dibuat untuk negara-negara jajahan Perancis di Afrika dimana mobil ini memakai sistem gerak 4WD. Bukan 4WD tradisional yang memakai kopel dan gardan tambahan dibelakang seperti mobil pada umumnya melainkan Citroën memasang mesin yang sama dengan tangki terpisah baik didepan maupun dibelakang mobil ini sehingga boleh dibilang 2CV Sahara ini adalah mobil dengan 2 mesin. Total hanya ada 694 unit 2CV Sahara yang dibuat sehingga menjadikannya sebagai 2CV paling diburu oleh kolektor.

Karena tidak diproduksi di Indonesia maupun diimpor secara besar-besaran ke Indonesia, populasi 2CV termasuk jarang. Citroën memang memproduksi 2CV sampai 1990 bahkan dijual bersamaan dengan Dyane yang digadang-gadang menjadi penerus 2CV sampai akhirnya Dyane dihentikan penjualannya pada 1983 atau 7 tahun sebelum 2CV dihentikan produksinya.

Dibaca 1543 kali Terakhir diubah pada Minggu, 07 Agustus 2022 06:50

Tips Merawat Mobil Saat Hujan Ala Komunitas Mobil Terbesar Di Indonesia

Komunitas mobil terbesar di Indonesia – Ketika musim hujan tiba, sudah menjadi sebuah pertanda bagi pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan ekstra. Tentunya Anda tidak ingin mobil tiba-tiba macet ketika di jalanan hujan bukan? Oleh sebab itulah, sebagai pemilik mobil, Anda harus bisa merawat… Baca selengkapnya...