TRANSLATE

LUV, Sebenarnya Bukan Pikap Produk Asli Chevrolet

Kata ‘LUV’ pada  Chevrolet LUV, sebuah merk mobil model pikap yang dipasarkan di era 70-an hingga 90-an, adalah kepanjangan dari ‘Light Utility Vehicle’. Namun tahukah anda jika pikap ini bukan sepenuhnya produk resmi Chevrolet, melainkan hasil rebadge dari merk lain.

Rebadge atau rebadging atau  rebranding adalah istilah lain untuk untuk penamaan ulang atau dikenal juga sebagai penamaan ganda, suatu bentuk segmentasi pasar yang umum digunakan oleh produsen mobil di seluruh dunia.

Dengan melakukan Rebadge, pabrik mobil bisa melakukan diferensiasi produk tanpa perlu merancang atau merekayasa model atau merek baru yang tentunya memerlukan biaya atau risiko tinggi). Bahkan ada beberapa model mobil yang harus di rebadge agar mudah dipasarkan, karena harga jualnya menjadi lebih terjangkau  

Selain itu produsen mobil yang melakukan rebadge bisa  mengembangkan banyak model berbeda (sedan, hatchback, atau SUV/CUV) termasuk merk yang berbeda,  dari satu platform.

Rebadge bisa dilakukan secara minimalis, contohnya dengan memasang emblem yang berbeda. Namun  bisa juga memberikan sedikit perbedaan gaya, seperti mengganti lampu depan, lampu belakang, bodi luar dan sebagainya. Bahkan yang lebih ekstrim, misalnya menggunakan mesin yang berbeda.

Itu sebabnya rebadge  umum digunakan oleh pabrikan mobil di berbagai negara , termasuk Jepang. Biasanya pabrik mobil yang menerapkan rebadge, memasarkan produknya mengunakan kalimat "pasokan OEM" atau "dipasok OEM"

LUV Sebenarnya Bukan Pikap Produk Asli Chevrolet 2Salah satu contohnya adalah Chevrolet LUV, mungkin banyak yang belum tau jika mobil ini adalah produk hasil rebadge dari Isuzu Faster. Hal tersebut dapat terjadi karena Chevrolet pada tahun 1972 memiliki 34% saham Isuzu Motor.

Di Indonesia Chevrolet LUV mulai masuk pada tahun 1978, dipasarkan oleh PT Germak Motor selaku ATPM Chevrolet Indonesia.

Selama dipasarkan sejak tahun  70-an hingga 90-an, Chevrolet LUV sudah diluncurkan sampai dua generasi. Generasi pertama masuk pada tahun 1978. Ada dua pilihan mesin yang ditawarkan, yakni mesin bensin berkapasitas 1.600cc dan diesel 2.000cc.

Sebenarnya di generasi awal ini Chevrolet LUV juga memiliki dua pilihan transmisi, yakni otomatis 3 percepatan dan manual 4 percepatan. Hanya saja di Indonesia cuma ada pilihan transmisi manual 4 percepatan.

Kemudian generasi kedua meluncur di Indonesia pada tahun 1981. Namun di waktu itu hanya ada varian mesin diesel. Sebab pilihan mesin bensin dicap kurang ekonomis. Generasi kedua Chevrolet LUV bertahan hingga dihentikan produksinya pada tahun 1995.

Saat ini, Chevrolet LUV menjadi barang klasik yang banyak diburu. Karena pada masanya, chevrolet LUV populer sebagi mobil yang  bandel.