Loading...

Mobil Renault 18TL, Stylish dan Nyaman Saat Dikendarai

Mobil kuno  yang diproduksi di pabrik Flins, Perancis untuk pertama kalinya pada bulan Desember 1977 ini, mulai diperkenalkan di pasar internasional pada ajang Geneva Motor Show bulan Maret 1978. Mobil Renault 18TL dimaksudkan sebagai pengganti Renault 12 yang sudah tidak diproduksi lagi sejak tahun 1969. Mobil ini semula hanya dibuat dalam bentuk sedan 4 pintu yang terdiri atas 4 varian yaitu TL, GTL, TS dan GTS, selanjutnya diproduksi versi estate pada bulan Maret 1979 serta versi mesin diesel dengan varian TD dan GTD pada bulan Juli 1980.

Meski memiliki bodi yang besar,  mobil Renault ini menyuguhkan tampilan yang stylish dengan tingkat kenyamanan yang dapat diandalkan, sehingga mampu meraih angka penjualan yang cukup memuaskan, yaitu terjual sebanyak 2.028.964 unit, khusus untuk pasar Eropa.

Namun sayang hal tersebut tidak berlaku untuk pasar Indonesia, karena mobil-mobil Renault selalu kalah dari mobil-mobil asal Perancis lainnya seperti Peugeot dan Citroen disebabkan faktor harga.

Renault 18 yang masuk ke Indonesia secara CKD (Completely Knock Down) menggunakan kit CKD yang keseluruhannya dibuat di Perancis. Karena kit CKD tersebut dikenai pajak tambahan, menjadikan mobil ini harus dijual dengan harga yang mahal.

Persoalan itulah yang membuat mobil-mobil Renault terbilang langka di Indonesia jika dibandingkan dengan mobil-mobil buatan Citroen dan Peugeot yang harganya lebih murah disebabkan karena sebagian suku cadangnya dibuat di Indonesia.

Di Indonesia, mobil Renault yang memiliki panjang 4.390 mm, lebar 1.690 mm, tinggi 1.400 mm dan Wheelbase 2.440 mm ini hadir dalam 4 varian, namun yang paling banyak diproduksi dan laku terjual adalah varian TL yang merupakan tipe paling rendah dengan harga paling murah dibandingkan 3 tipe yang lain yaitu TS, GTL dan GTS.

Namun demikian, karena kit CKD dibuat dan didatangkan langsung dari Perancis, membuat Renault 18TL versi Indonesia sama persis dengan yang dijual di Perancis, baik dari sisi mesin maupun aksesoris, sehingga dari sisi kenyamanan dan kemananan dalam berkendara cukup dapat diandalkan.

Mesin yang ditanamkan pada 18TL terdiri atas 2 varian yaitu mesin Renault Cleon-Fonte C1J OHV dengan kapasitas 1400cc dan mesin Renault Cleon-Alu OHV berkapasitas 1600cc. Kedua mesin tersebut sama-sama menggunakan karburator.

Mesin tersebut terbilang cukup unik karena diletakkan dengan posisi longitudinal sebagaimana mesin mobil berpenggerak roda belakang, padahal mobil ini menggunakan penggerak roda depan. Sedang untuk transmisinya menggunakan transmisi manual 4 percepatan.

Aksesoris dan piranti yang terpasang pada mobil Renault 18TL ini terbilang cukup komplit untuk ukuran mobil pada jamannya, karena telah dilengkapi dengan power steering, power window serta AC. Nilai lebih dari mobil ini dapat ditemui pada bagian joknya yang empuk dan tebal.

Tidak hanya itu, shockbreaker yang digunakan 18TL sebagaimana umumnya mobil-mobil buatan Perancis yang memberikan kenyamanan lebih kepada penumpangnya, sehingga penumpang bisa dibuat tertidur selama perjalanan.

Untuk konstruksinya, Renault menggunakan teknologi Pneumatic Hydractive yang terkesan rumit dan aneh jika dibandingkan dengan mobil-mobil buatan Jepang atau buatan negara-negara Eropa lainnya. Namun jika dibandingkan dengan konstruksi mobil Citroen, Renault 18TL terbilang lebih sederhana.

Selain memberikan kenyamanan, headroom dan legroom dari mobil ini juga terasa lega, terlebih saat berada di bangku penumpang. Sehingga siapapun yang berada di dalamnya, akan lupa kalau harga mobil Renault ini hanya sekitar Rp.15 jutaan untuk kondisi rata-rata.