TRANSLATE

Citroën DS, Dsain Mobil Paling Indah Sepanjang Masa

Citroën DS adalah seri mobil yang diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan Prancis Citroën, dari tahun 1955 sampai 1975. Nama DS sendiri apabila dibaca menggunakan bahasa Perancis akan terdengar seperti kata déesse yang berarti dewi. Mobil ini terkenal karena aerodinamis, desain bodi futuristik dan teknologi inovatif pada zamannya. Citroën DS dianggap telah menetapkan standar baru dalam kenyamanan berkendara, pengendalian mobil, dan pengereman karena  Citroën DS adalah mobil produksi massal pertama di dunia yang dilengkapi dengan power steering dan rem cakram.

Citroën DS muncul dimasa perang dingin dimana seluruh dunia berlomba-lomba menciptakan teknologi terbarukan. Contohnya, desain mobil  Amerika yang mencontek desain roket dan nuklir yang futuristis dimasanya. Citroën pun demikian, desain  Citroën DS terlihat seperti ufo yang jatuh kebumi kemudian diberi roda.

Citroën DS telah menerapkan prinsip-prinsip aerodinamika, mengalir serta minim lekukan, membuatnya menjadi aerodinamis. Mesinnya berada didepan dengan posisi dibelakang sumbu roda depan yang dilengkapi dengan penggerak roda depan. Interiornya juga  tak kalah cantik dan unik,  memakai model palang satu serta dashboard melengkung yang baru trend pada  mobil era tahun  90an.

Pada jejak pendapat tentang mobil paling berpengaruh di dunia abad ini , yang dilakukan pada tahun 1999, Citroën DS menempati posisi ketiga. Citroën DS juga mendapat gelar mobil paling indah sepanjang masa dari majalah Classic & Sports Car. Desain cantik DS ini berhasil mengalahkan beberapa desain mobil cantik lainnya seperti Ferrari GT 250, Lamborghini Miura, Jaguar XK120 dan sebagainya.

Itu sebabnya, melalui DS, Citroën berhasil menjual 1.455.746 unit mobil, 1.330.755 unit diantaranya  diproduksi di Pabrik Quai André Citroën Paris. Citroën DS sebenarnya adalah generasi penerus dari Traction Avant, tetap dengan konsep yang harus berbeda dengan mobil kebanyakan pada masanya. Bahkan dianggap sebagai  konsep yang cukup aneh pada waktu itu. Konsep awal Citroën DS sudah dimulai dikembangkan secara rahasia sejak akhir 1930an. Namun karena berbagai alasan seperti perang dunia ke 2, Citroën baru menjual Citroën DS di Paris Motor Show 1955.

Citroën DS ini dirancang oleh Pemahat Italia,  desainer industri Flaminio Bertone, seorang insinyur penerbangan Perancis yang bernama André LeFebvre, dan Paul Magès yang mengembangkan suspensi hidropneumatik.

Citroën DS ini dijual dalam berbagai varian. Varian paling mewah diberi nama Citroën DS Pallas dengan ciri khas berupa panel bodi dan interior yang lebih mewah pada karpet, jok kulit opsional, dll.

Selain itu, ada juga Citroën DS Prefecture atau voiture d' administration yang berwarna hitam. Tipe ini digunakan untuk pejabat pemerintahan. Jenis bodinya sendiri ada 3 yaitu saloon atau sedan 4 pintu seperti yang umum di Indonesia, station wagon 5 pintu yang juga dikenal dengan nama Citroën DS Break, Safari, atau Estate. Serta convertible 2 pintu yang dibuat oleh perusahaan karoseri Perancis dengan jumlah produksi terbatas.

Selain desainnya yang cantik, Citroën DS juga memiliki berbagai fitur aneh dan  canggih pada jamannya. Paling  terkenal adalah suspensi hydropneumatic yang membuat mobil ini begitu nyaman dan stabil. Apabila salah satu ban mobil ini pecah, Citroën DS masih bisa berjalan tanpa halangan.

Hebatnya Sistem hydropneumatic pada Citroën DS tidak menggunakan pegas, melainkan minyak dan nitrogen yang diberi tekanan. Dengan sistem ini, presiden Perancis saat itu, Charles de Gaulle berhasil selamat 2 kali dari serangan teroris dimana serangan pertama mobilnya menginjak ranjau sementara serangan kedua mobilnya ditembaki peluru. Ia berkelakar bahwa dirinya berhasil selamat karena mobil Citroën DS kepresidenannya dan bertekad tidak akan menaiki mobil lain selain Citroën DS.

Lampu mobil Citroën DS juga unik, bisa berbelok mengikuti arah putaran stir, juga memiliki fitur self leveling yang membuat arah cahanya tidak naik turun kala mobil melewati jalanan bergelombang.

Citroën DS dijual dalam beberapa pilihan mesin yang semuanya 4 silinder segaris. Pertama kali muncul, Citroën DS memakai mesin OHV 1911cc yang masih sama dan sebangun dengan mesin Citroën 11CV Traction Avant.

Citroën DS dengan mesin 1911cc ini dinamakan DS19. Pada tahun 1965, Citroën melakukan perubahan  pada mesin ini, dengan menggantinya dengan mesin berukuran 1985cc.

Bersamaan dengan itu, Citroën juga menambah pilihan mesin 2175cc dengan injeksi dari Bosch. Varian paling bertenaga Citroën DS muncul pada tahun 1973 dengan mesin 2347cc baik dengan karburator ataupun injeksi. Untuk transmisinya, digunakan transmisi manual 4 percepatan atau semi otomatis 4 percepatan yang pengoperasionalnya tidak membutuhkan kopling.

Sejarah Citroën DS Di Indonesia, terjadi pada masuk saat pembangunan bendungan dimana pemerintah pada waktu itu meminta insinyur dari Perancis untuk membangun waduk dan bendungan di Jatiluhur. Para insinyur dari Perancis ini kemudian  membawa beberapa mobil Citroën, mulai dari Citroën DS,  2CV, Mehari sampai Dyane. Citroën DS juga masuk melalui kedutaan Perancis di Jakarta yang membutuhkan mobil nyaman untuk misi diplomatiknya di Indonesia.

Tidak diketahui dengan pasti apakah Citroën DS pernah dijual secara resmi di Indonesia,  karena PT. Alun yang menjadi ATPM Citroën dulu baru berdiri pada tahun 1968.