Land Cruiser Tipe 55/56, Mobil Model Station Wagon Produk Toyota

Setelah sukses dengan mobil serba guna seri J40 yang bertahan cukup lama di pasaran hingga dua dekade, Toyota kembali menghadirkan seri teranyar Land Cruiser andalan mereka. Sayangnya, kehadiran seri ini tidak berlangsung cukup lama dan kurang dari lima tahun saja, yakni mulai tahun 1967 hingga 1970. Toyota Land Cruiser tipe 55/56 hanya tersedia dalam model station wagon. Tipe ini juga lebih sering dikenal dengan nama Land Cruiser Commando.

Sebagai mobil dengan empat pintu, Land Cruiser FJ55 mempunyai dua macam pintu belakang, yakni bukaan kiri-kanan dan atas-bawah.Model FJ55 sendiri sebenarnya merupakan pengganti seri sebelumnya, yakni FJ45V. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.710 mm dengan lampu belakang yang kecil. Mesinnya sendiri merupakan mesin seri F sebelum akhirnya diganti dengan seri 2F pada tahun 1975 (3,9L I6 petrol dan 4,2L I6 2F).

Bila Land Cruiser FJ55 secara khusus didesain untuk pasar di kawasan Australia dan Amerika Utara, maka model 56 dibuat khusus untuk pasar mobil Jepang. Mesinnya sendiri sudah menggunakan seri 2F dengan model facelift dan lampu belakang yang panjang vertikal. Kendaraan dengan penggerak 4WD ini dirakit di Toyota City, Jepang. Bagian mesinnya berada di depan dan mempunyai dua pilihan transmisi, yakni 3 atau 4 speed-manual.

Setelah Tipe 55/56 yang cukup singkat, Toyota Motor Corporation kemudian menghadirkan FJ60 sebagai pengganti seri 50. Masih dengan model mobil empat pintu dengan kapasitas penumpang 5 hingga 7 orang, Toyota Land Cruiser diproduksi dalam periode yang lebih lama, mulai tahun 1981 hingga 1987.

Karakter off-road pada seri 60 masih terlihat begitu kuat, tak jauh berbeda dengan seri-seri sebelumnya. Walau begitu, Land Cruiser seri 60 yang dibuat tahun 1980 dipasarkan untuk berkompetisi di kelas sport utility vehicle alias SUV dan sudah dilengkapi dengan pendingin udara serta pemanas belakang. Selain interior yang diperbaharui, kawakan mesinnya pun telah menggunakan mesin 2F (seperti seri 50 terakhir) dengan tambahan 6 silinder 4.0L 2H dan diesel 4 silinder segaris 3.4L 3B.

Pada masa-masa ini, penjualan Toyota Land Cruiser secara umum juga semakin meningkat dengan geografis pasar yang lebih luas. Bahkan di tahun 1981, penjualan mencapai angka 1 juta unit dan mulai menghadirkan mobil dengan versi atap tinggi untuk kawasan Afrika Selatan.

Hingga kini kesan tangguh setiap Land Cruiser masih terasa di setiap hasil produksinya. Beragam Toyota hardtop murah dari seri lama juga masih cukup banyak menjadi incaran, terutama untuk penikmat olahraga off-road dengan bujet terbatas. Walau begitu, seri terbaru Land Cruiser dengan desain yang lebih mewah dan elegan pun juga tak kalah menjamuri jalanan, baik on-road maupun off-road pula.