Mengapa Motor Trail Pakai Velg Jari-jari?

Selain ground clearance yang lebih tinggi dibanding motor jenis lainnya,  ciri khas motor trail yang lain adalah adalah penggunaan velg jari-jari. Ada alasan tertentu mengapa semua motor trail menggunakan velg jari-jari dan bukan velg racing berbentuk palang.

Menurut Trainer Yamaha Riding Academy, Muhammad Arief, pemilihan velg pada motor trail sangat berpengaruh pada efek dan kekuatannya ketika dipakai off road. Jika pakai velg racing, karena sifatnya yang rigid jadi gampang patah. Berbeda dengan velg jari-jari yang lebih fleksibel dan bisa meredam dengan baik medan jalan yang dilewati, terutama ketika di jalur off road.

Intinya, off road pakai motor trail  itu memang perlu banyak suspensi. Selain suspensi itu sendiri, ban dan jari-jari juga harus bisa membantu fungsi suspensi. Kemudian ditambah lagi dengan posisi berkendara.

Selain itu, velg jari-jari memang lebih kuat dan fleksibel dibanding velg racing jika penggunaannya untuk off road pakai motor trail. Itu sebabnya, menurut Manager Riset dan Pengembangan RCB Indonesia, Robby Ganie, tidak ada produsen yang mengeluarkan motor trail pakai pelek palang.

Secara garis besar, pelek jari-jari memang kuat dipakai motor trail. Namun demikian ada kekurangannya yaitu mesti sering setel jari-jari dan lebih sulit dalam perawatan semisal mencuci. Sedangkan kelebihan  pelek palang adalah lebih mudah dibersihkan, lebih stabil di kecepatan tinggi, model pelek palang juga cukup bervariasi dan bisa menggunakan ban tubeless.

Baca juga: Honda CG110 dan CG125, Awet Dan Tahan Lama. Klik Disini...

Kelemahan Utama Jimny Jangkrik di Segmen Kendaraan Off Road

Jimny LJ80 merupakan salah satu varian SUV terpopuler lansiran Suzuki. Sohor dengan nama Jimny Jangkrik, Jip retro dari era 1970-an ini masih diburu oleh para kolektor maupun masyarakat umum. Sayangnya, kelemahan utama Jimny Jangkrik justru semakin terlihat seiring kemajuan teknologi di segmen… Baca selengkapnya...

Chevrolet Hengkang dari Indonesia, Bagaimana Nasib Mobilnya?

Ketika sebuah Agen Pemegang Merek (APM) hengkang dari Indonesia, satu hal yang dikhawatirkan adalah ketersediaan onderdilnya. Mengingat spare part mobil sudah menjadi kebutuhan wajib, terutama komponen fast moving yang harus diganti rutin. Chevrolet adalah salah satu merek mobil yang menghentikan… Baca selengkapnya...

Datsun GN620, Kuda Beban Yang Sangat Tangguh

Datsun Curut barangkali bisa dikatakan sebagai mobil antik sepanjang masa. Pick up ini hadir dengan bak yang menyambung dengan bagian kepalanya. Desain ini adalah ‘sesuatu’ yang tak wajar mengingat umumnya kendaraan terbuka memiliki bak terpisah. Demikian halnya dengan Datsun 160J yang tak kalah… Baca selengkapnya...

Mitsubishi Lancer SL, Memang Layak Dikoleksi!

Mitsubishi Lancer merupakan salah satu sedan keluaran generasi kedua dari keluarga Lancer yang diproduksi pada tahun 1979 hingga 1984. Walaupun spare part mobil Mitsubishi Lancer SL lebih susah didapat dibandingkan dengan mobil keluaran Toyota, keberadaannya disebut-sebut sebagai pesaing utama dari… Baca selengkapnya...

Tidak Semua Mobil Tua Dapat Disebut Klasik Dan Antik

Cinta adalah sebuah hal yang tidak mudah diungkapkan dengan kata-kata, tetapi dapat dilihat dari tindakan nyata. Hal ini tak hanya berlaku pada manusia, dalam hal ini terhadap lawan jenis. Akan tetapi, cinta juga bisa diwujudkan terhadap barang kesayangan, misalnya mobil klasik. Meski tak banyak… Baca selengkapnya...