Apakah Spare Part Mobil Mitsubishi Lancer SL Susah Didapat?

Mitsubishi Lancer merupakan salah satu sedan keluaran generasi kedua dari keluarga Lancer yang diproduksi pada tahun 1979 hingga 1984. Walaupun spare part mobil Mitsubishi Lancer SL lebih susah didapat dibandingkan dengan mobil keluaran Toyota, keberadaannya disebut-sebut sebagai pesaing utama dari Toyota Corolla DX yang sama-sama digandrungi sebagai sedan favorit drifting kawula muda.

Di Indonesia, mobil ini muncul pertama kali pada tahun 1981. Mitsubishi Lancer SL merupakan pesaing dari dua merek terkenal lainnya seperti Corolla DX dan Daihatsu Charmant. Meski identik dengan mobil keluaran tahun 80-an, desain Lancer SL boleh dibilang memiliki tampilan yang cukup unik dan klasik pada masanya. Dari segi eksterior, mobil ini memiliki desain headlamp kotak dengan grill horizontal yang memampangkan logo tiga berlian merah khas Mitsubishi.

Bagian bumpernya berbahan dasar plastik dan terpasang pada bagian bawahnya dengan balutan warna hitam. Pada keluaran terakhir, foglamp ditambahkan pada bagian samping ujung grill lampu utama. Keunikan penampakan Lancer SL kian mempesona saat melihatnya dari samping. Apabila diperhatikan dengan seksama, bagian ekor bagasinya memiliki siluet yang terlihat lebih menurun.

Hal ini lah yang menjadikan desain eksteriornya cukup berbeda dengan sedan lainnya yang lahir pada tahun 80-an. Namun begitu, kesan ini juga membuatnya jadi dipandang remeh, sebab dianggap akan mempersempit ruang bagasinya. Beralih ke bagian belakang, mobil ini memiliki stoplamp yang terbuat dari bahan plastik. Desain lampu remnya dibuat menyatu dengan lampu sein. Bagian lampu mundur Lancer disematkan pada bagian bumper belakang.

Penempatan tersebut memang memiliki kekurangannya tersendiri disebabkan sangat rentan rusak duluan jika mengalami tubrukan dari belakang. Masuk ke ranah interior, para calon pembeli sebaiknya tak perlu menaruh ekspektasi berlebih pada bagian yang satu ini. Bagian dashboard mobil ini kurang lebih hanya dilengkapi dengan fitur head unit stereo dan AC saja. Bagian kabin Lancer belum dilengkapi dengan fitur elektrik, seperti salah satunya adalah model bukaan jendelanya yang masih manual atau yang kerap disebut juga model engkol.

Kendaraan ini juga belum memiliki power steering, sehingga sangat mempengaruhi dari segi kenyamanan pengemudi. Di samping sejumlah kekurangannya, interior kabinnya tampil sangat lega dan terbilang sangat rapi dipandang jika menilik dari segi estetika.

Dengan spare part mobil Mitsubishi Lancer SL standar, performa mobil yang tergolong jadul ini tak bisa dianggap enteng. Menggunakan mesin karburator 1.400 cc SOHC, roda empat ini mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 84 Hp/ 6.000 Rpm dengan torsi puncak yang mencapai 117 Nm/ 3.800 Rpm. Sayangnya pasaran Asia Tenggara masih mengandalkan 8 katup. Lain halnya dengan market Jepang dan Amerika yang mengadopsi mesin 4G12 dengan 12 katup.

Selama beberapa tahun kemunculannya, mobil ini juga mengalami penyegaran pada beberapa sisi, baik dari segi eksterior maupun interior. Seperti keluaran 81-82 contohnya, bagian lisnya berwarna putih, sementara 83-84 berwarna merah. Panel instrumen 81-82 hanya terdiri dari odometer bertuliskan 180 km/h, takometer, bensin, temp, dan jam digital. Sementara keluaran 83-84 peletakan beberapa panel tersebut tampil lebih berbeda, semisal letak jam digital berada pada posisi tempat koin (pada 81-82). Odometernya pun bertuliskan 200 km/h.

Perbedaan-perbedaan lainnya meliputi bagian bekleding, posisi console box, desain jok belakang, serta penempatan tombol on/ off defogger (anti kabut). Selain itu, konfigurasi exhaust, bentuk gigi timing belt, serta posisi gear distributor dengan cam, Lancer juga memiliki perbedaan yang signifikan antara keluaran tahun 81-82 dengan tahun 83-84.

Meskipun terdapat banyak perbedaan pada keluaran 81-82 dan 83-84, satu hal yang menyamakan keduannya adaah tarikan mesinnya yang dahsyat dan mantap untuk dibawa melintasi perjalanan jauh serta menjelajah medan pegunungan. Hal ini berkaitan dengan performa mesin semua kendaraan keluaran Mitsubishi sendiri. Tak heran aktor laga Jacky Chan dengan setia selalu menggandeng mobil besutan raksasa otomotif dari Jepang tersebut ke dalam film-film aksinya.

Saat ini Mitsubishi Lancer boleh dibilang menjadi salah satu jenis incaran para penggemar mobil klasik retro. Namun sayangnya, untuk mendapatkan mobil dalam kondisi yang prima tidaklah mudah. Tak jarang para pembeli sering menemukan keberadaannya dalam kondisi bodi yang sudah keropos. Meskipun menemukan kondisi yang baik, agar bisa mendapatkannya tentu tak boleh ragu untuk merogoh kocek lebih dalam.

Kerap kali dibanding-bandingkan dengan Corolla DX, si tangguh ini tentunya memiliki banyak kelebihan dibanding pesaingnya tersebut. Diantaranya adalah kapasitasnya yang lebih besar, yaitu 1400 cc. Selain itu, percepatannya yang mencapai hingga 5 kali membuatnya sangat nyaman saat diajak berlari kencang. Kendaraan pacu ini juga sangat handal untuk dipakai melaju bagi para penggemar drifting. 

Kenyamanan dari segi pengemudi juga bisa dirasakan dari mobil ini, yaitu adanya penyematan fitur tilt steering. Oleh karenanya, para pengemudi bisa menyesuaikan posisi setir dengan nyaman. Selain itu, dengan adanya interval wiper memungkinkan percikan gerimis tersapu tanpa perlu menyala terus menerus. Ketersediaan  spare part mobil Mitsubishi Lancer SL terbilang sangat melimpah dan bisa didapatkan di wilayah kota-kota besar.

Selain itu, harga sparepart-nya terbilang sangat terjangkau. Para pemilik juga tak perlu khawatir dengan ketersediaan onderdilnya karena masih mobil ini bisa mengambil bagian-bagiannya dari Mitsubishi Minibus L300 yang sama-sama memiliki mesin tunggal Saturn 4G33 berkapasitas 1.4 liter. Konsumsinya bahan bakarnya yang sangat irit dijamin membuat para pemiliknya semakin jatuh hati.