Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Mitsubishi Eterna GTi, Mobil 'Sleeper' Sejati

Eterna adalah mobil sedan kategori mewah, yang di produksi oleh perusahaan Mitsubishi dari negeri Sakura. Dibuat pertama kali pada 1988 dan terus bertahan hingga tahun 1991. Sedangkan Mitsubishi Eterna GTi, adalah salah satu versi Eterna yang menggunakan mesin 4G63 2000 cc DOHC Injeksi. Karena itulah, pada brosurnya tertulis bahwa mobil ini wajib menggunakan Premix (sekarang menjadi Pertamax).

Mobil yang pernah  dinobatkan sebagai Japanese Car of The Year 1988, bukanlah mobil 'kaleng-kaleng'. Pada jamannya, Mitsubishi Eterna Gti berhasil mengumpulkan segudang prestasi, dengan memborong berbagai piala kejuaraan balap mobil baik di Indonesia maupun negara asalnya.

Semua berkat mesin mesin DOHC alias 'twin cam' dengan sistem 'rocker arm', yang diklaim Mitsubishi adalah yang pertama di dunia pada saat itu.

Kelebihan dari sistem ini yaitu tidak dibutuhkan lagi penyetelan klep secara manual. Jadi katup yang sudah aus otomatis akan naik untuk mendapatkan ukuran celah yang tepat, dan putarannya juga jauh lebih ringan.

Mesin Mitsubishi Eterna Gti mengunakan piston berdiameter 85 mm dan panjang langkah 88 untuk menghasilkan kompresi 9.8. Dengan spesifikasi tersebut, mesinnya dapat menghasilkan daya 144 HP pada putaran mesin 6.500 rpm dan torsi 169 Nm pada putaran mesin 5.000 rpm.  Tergolong besar untuk mobil sejenis pada masanya. 

Untuk meredam getaran, telah dilengkapi dengan balancer shaft (poros penyeimbang), sehingga putaran mesin terasa lebih halus. Memang sangat nyaman apalagi jika memilih transmisi otomatis 4 speed selain transmisi manual 5 speed yang ditawarkan.

Penasaran dengan performanya, tim dari OTOMOTIF pernah melakukan liputan langsung dari sirkuit Ancol pada tahun 1998 lalu. Hasilnya memang luar biasa, untuk mencapai kecepatan 100 km/ jam dibutuhkan 9 detik. Sedangkan akselerasinya, dari jarak 0 - 100 meter hanya perlu waktu 7 detik saja.

Kecepatan maksimum yang bisa ditempuh Mitsubishi Eterna Gti adalah 220 km/jam, lebih baik 10 km/jam dibandingkan dengan uji coba yang dilakukan pabriknya sendiri, atau 20 km/jam lebih cepat dibanding tes Rallye Racing.

Masih dalam pengetesan, Pada kecepatan 100 km/jam dan gigi dalam posisi netral, jarak pengeremannya cuma 27 meter.

Berlanjut ke konsumsi bahan bakarnya, mencapai 8,9 km/liter. Ketika sering digenjot atau terjebak kemacetan selama 2 jam di jalan macet, konsumsi bahan bakarnya 8 km/liter. Tergolong irit untuk mesin berukuran 2.000 cc.

Selain Mitsubishi Eterna Gti, pada era yang sama juga ditawarkan juga versi 'limited edition' yang benar-benar terbatas karena  hanya tersedia 50 unit saja. Unitnya diberi nama 'Mitsubishi Eterna LeMans', dijual dengan harga 92,5 juta rupiah .

Perbedaan dengan versi Mitsubishi Eterna Gti standar adalah pada 'side mould', bumper 2 warna dan logo LeMans. Ciri lainnya adalah pelek palang 5, grill depan serta lampu belakang yang berbeda.

Yang spesial dari versi ini adalah penggunaan part kompetisi yang diambil dari Galant VR-4. Beberapa part kompetisi yang terpasang antara lain rem brembo, exhaust kit, engine tune up dan suspension kit racing.

Berkat part racing tersebut, tenaga maksimumnya diklaim 20% lebih banyak dibanding versi DOHC standarnya.Ini berarti tenaga maksimumnya bisa mencapai 180Hp dengan tampilan luar yang tidak terlalu berbeda yang membuatnya menjadi mobil sleeper sejati. 

Mobil ‘sleeper’ adalah istilah untuk menyebut sebuah mobil yang berpenampilan ‘biasa’, sama seperti mobil yang biasa dipakai sehari-hari.  Namun memiliki performa tinggi yang ‘tersembunyi’, yang tak pernah Anda kira sebelumnya.

Sebetulnya, part racing kompetisi ini dulu juga dijual bebas oleh KTB selaku ATPM Mitsubishi di Indonesia, dengan harga 14 juta rupiah. Sayangnya part ini tidak banyak peminat karena lumayan mahal, seharga Suzuki Carry baru. 

 

 

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia