Loading...
en

SMI Expressa, Motor Lokal Bercita Rasa Negeri Sakura

Hingga sejauh ini, industri motor di Indonesia masih dikuasai Asing. Jepang menjadi pabrikan paling mendominasi motor-motor yang mengaspal di jalanan Nusantara. Sebenarnya bukan tak ingin membuat motor nasional, tetapi langkah Indonesia untuk membangun sendiri motor nasional cukup tertatih. Jatayu yang digadang bakal eksis, ternyata malah tertelan krisis moneter 1998 dan namanya benar-benar tenggelam. 

Begitu pula dengan SMI Express, cikal bakal motor nasional yang kini hanya tinggal cerita saja. Mobilretroklasik.com pun kali ini akan mengupas sekelumit kisah tentang SMI Expressa, motor lokal bercita rasa Negeri Sakura.

SMI sendiri adalah singkatan dari Sepeda Motor Indonesia. Proyek SMI diawali dengan pembuatan sebuah prototype sepeda motor pada 1995 dan 1996. Tak murni Indonesia, tangan Jepang ikut andil. Hal ini terlihat dari prototype motor tersebut yang mengambil mesin 1 silinder 4 tak dari Honda, yang notabene merupakan pabrikan Negeri Sakura.

Ditengarai karena tak kunjung mendapatkan transfer teknologi, Menteri Perindustrian saat itu, Tungki Ariwibowo yang menerima mandat dari Presiden Soeharto pun lantas mengirim surat ke Honda Motor Company di Jepang  agar membantu penyediaan mesin dalam rangka transfer teknologi. Surat ini pun mendapat balasan.

Honda melalui Federal Motor selaku ATPM Honda kala itu, kini menjadi Astra Honda Motor, memenuhi permintaan tersebut dan mengirimkan mesin tipe MCB 100 untuk proyek SMI.  Mesin 1 silinder 4 tak itu tak dilengkapi pendingin udara dan kapasitasnya pun tak besar, hanya 97 cc. Kapasitas ini sama persis dengan mesin yang disunggi motor bebek Honda kala itu, yaitu Supra.

Selanjutnya, di bawah naungan PT Federal Motor (sekarang AHM), para insinyur Indonesia yang diketuai oleh insinyur Suwandhi lantas membuat 19 prototipe sepeda motor. Presiden Soeharto lalu menamai prototype tersebut dengan Expressa yang merupakan singkatan dari Expresi Bangsa atau Expresi Anak Bangsa.

Desain SMI Express terbilang unik di zamannya. Tak seperti motor bebek atau motor ‘laki’, SMI Expressa hadir dengan desain motor bebek 'ayam jago', yaitu kombinasi desain motor ‘laki’ dan bebek. Desain ini kemudian dijumpai pada tahun-tahun berikutnya pada Suzuki Satria FU 150.

Kesan maskulin ditonjolkan dari shockbreaker depan, yang penuh sampai keatas, hingga bagian lampu seinnya yang terpisah dengan lampu utama di bagian depan dan belakang. Umumnya motor bebek akan memiliki tangki bensin di bawah jok, tetapi SMI Expressa menonjolkan tangki di depan seperti halnya pada motor ‘laki’, hanya saja tangkinya lebih ramping.

Mirip dengan motor bebek komuter model lama, SMI Expressa mengusung kopling ganda. Sistem pengereman pun masih mengandalkan teromol di depan dan belakang.

Prototipe SMI Expressa pun telah sempat diresmikan Presiden Soeharto. Sayangnya, motor itu gagal meluncur ke pasaran. Motor ini tak jadi ‘berekspresi’ di jalanan akibat kondisi politik Indonesia yang carut marut kala itu dilanda krisis moneter. Wal hasil, sejarah panjang penyiapan SMI Expressa menjadi motor nasional hanya menjadi cerita. Barangkali tak ada yang menyaksikan langsung motor ini melenggang di jalan.

Meski tak jadi melenggang, tetapi cerita SMI Expressa tak berhenti di sini. Pada tahun 2000, Rini Soemarno yang kemudian menjadi menteri dikabinet Joko Widodo, diketahui mendirikan Kanzen Motor. Kala itu, ia memang menjabat sebagai petinggia Federal Motor. Tak ayal, ia pun memiliki akses berkaitan dengan akses proyek SMI. Teknologi dan pengembangan motor SMI pun kemudian dilanjutkan Kanzen. Kanzen Ultima pun diketahui mengusung clue desain dari SMI Expressa yang kemudian dimodifikasi dengan motor trail.

 

 ------------------------------------------

Tak Perlu Daftar ataupun Login, jadwal Kegiatan Komunitas Motor Trail di seluruh Indonesia, kini dapat dilihat dengan mudah melalui Aplikasi Android IAC

 ------------------------------------------

 
 
promo gratisUntuk membantu memulihkan kondisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19, kami akan mempromosikan semua jenis produk anda di website ini secara GRATIS!  Caranya, kirimkan data lengkap seperti nama produk, info singkat, foto, harga, cara order (WA, bukalapak, shopee, tokopedia, dll berikut link-nya) kepada kami via WA ke 0811112227. 

 

Renault Kangoo: Mobil Van Andalan Palang Merah Indonesia (PMI)

Mobil van menjadi salah satu pilihan jika ingin bepergian dengan keluarga. Ya, karena bisa membuat lebih dari dua orang bukan?! Nah, salah satu mobil van yang legendaries adalah Renault Kangoo. Siapa dia? Mari kita berkenalan dengan salah satu van multifungsi pabrikan Perancis berikut yang pernah jaya di masanya ini. Renault Kangoo diluncurkan pada 1997 dengan lima pintu. Mobil van ini memang juara dari sisi kenyamanannya, ruang dalamnya begitu lapang dan serba guna untuk segala keperluan.Wajar… Baca Selengkapnya...
This is A Collection of Antique Motorcycles and Cars in The Museum Kampung Cak Soen

This is A Collection of Antique Motorcycles and Cars in The Museum Kampung Cak Soen

Classic vehicles are hype right now and many people start hunting classic cars for their collection even if they have to do traveling around the world and also paying much money to get one of them. However, if you just want to enjoy classic vehicles as your hobby, then you don’t need to travel far around the world easily because you can visit Museum Kampung Cak Soen which is located in Ngawi, East Java and you can see some old vintage cars and motorcycles of all time.