Loading...
en

Toyota Land Cruiser Seri 20 & 30, Mobil Yang Dirancang Untuk Masyarakat Sipil

Setelah sukses dengan seri awalnya, Toyota Motor Company kembali menghadirkan Land Cruiser seri 20 dan 30. Seperti generasi pertamanya, generasi kedua mobil Land Cruiser juga memiliki rentang masa produksi yang cukup singkat, yakni pada tahun 1955 sampai 1960 saja. Perakitannya sendiri tetap dilakukan di ARACO, Toyota City, Jepang. Dibandingkan BJ series, variasi bentuk kerangka pada seri ini lebih banyak.

Di samping keberadaan mobil Land Cruiser hardtop dengan 2 pintu yang sangat ikonik, generasi ini juga menyajikan jenis 2 pintu soft-top, 2 pintu pickup truck, dan 4 pintu station wagon. Untuk tata letaknya sendiri tetap menggunakan FR layout.

Desain untuk Rakyat Sipil

Generasi kedua Land Cruiser diluncurkan kali pertama pada tahun 1955 sebagai wujud penyempurnaan dari mobil BJ series. Desain FJ20 series dibuat lebih menarik dengan tujuan untuk menarik minat masyarakat sipil lebih luas alias tidak lagi berkutat pada urusan militer. Dari total 10 variasi yang dihadirkan mulai dari FJ20 sampai F29, varian F25 menjadi varian yang ditetapkan sebagai standar untuk seluruh seri FJ20 di pasar domestik.

Dari segi mesin, Toyota masih membekali produknya dengan mesin 3.9L 6 silinder segaris dan menggunakan gearbox 3 percepatan. Walau begitu, mesin tersebut memberikan tenaga yang sudah lebih meningkat dan diletakkan sebanyak 120 mm lebih maju.

Di tahun 1955 juga, FJ28 juga diproduksi mobil model station wagon dan canvas top, hingga pick-up. Masing-masing model sudah dilengkapi dengan penggerak sebanyak empat buah roda. Adapun untuk mobil Land Cruiser dengan model station wagon dengan wheelbase yang panjang kemudian dikodekan sebagai FJ35.

Ekspansi ke Berbagai Negara

Selayaknya bisnis yang berkembang, B7D Motors lantas mengimpor Land Cruiser untuk kali pertama ke Australia pada tahun 1957. Jenis model yang diekspansikan merupakan model FJ25/28 dan berhasil menjadi mobil pertama buatan Jepang yang secara rutin diperdagangkan internasional.

Baru di tahun 1958, Land Cruiser akhirnya memproduksi versi station wagon yang sangat ikonik hingga kini. Untuk yang satu ini, proses produksinya sendiri pun dilakukan di Brazil sehingga menjadi model Land Cruiser pertama yang dibuat di luar Negeri Sakura.

Hingga sekarang, distribusi mobil Land Cruiser pun jadi semakin luas dan dapat ditemui di berbagai negara. Inovasinya pun terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Sampai saat ini pun, Toyota Land Cruiser juga telah menghasilkan berbagai seri lainnya, mulai dari 40 Series, tipe 55/56, 70 Series, 80 Series, 90 Series, dan 100 Series. Masing-masing merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya dengan ciri tertentu. Selain itu, desain bodinya pun terus mengalami perubahan yang variatif, tak hanya berkesan gagah dan kaku.

Toyota Corolla DX, Mobil Legenda dengan Harga dan Performa yang Masih Terjaga

Ada sejumlah asumsi yang dipatahkan oleh Toyota Corolla DX tentang pandangan umum terkait mobil retro. Pertama tentang performa mobil retro yang diasumsikan mobil rongsok yang gampang rusak dan mogok serta sulit untuk mencari suku cadangnya. Corolla DX tidak seperti asumsi tersebut. Meski sudah berumur hampir 3 dekade namun performanya tidak kalah dari mobil-mobil keluaran terbaru dengan mesin yang bisa diadu, dan jika mengalami kerusakan atau butuh perawatan, suku cadangnya bisa dengan mudah… Read More...

Datsun 510, Mobil Sedan Kotak yang Tetap Menarik Hingga Kini

Setiap merek mobil di dunia ini, menempatkan sedan di kelas istimewa dibandingkan dengan jenis mobil lain yang juga diproduksinya. Tak salah memang, lantaran sedan selama ini dikenal sebagai kendaraan mewah, terlepas dari apa pun mereknya. Nah, Datsun pun juga memiliki sedan legendaris. Namanya adalah Datsun 510. Di Indonesia, seri mobil yang satu ini dikenal dengan nama Datsun Kotak. Read More...

Ford Model A (1928-1929), Pelopor Truk Kecil Pengangkut Susu di Indonesia

Keberadaan truk kecil ini berawal ketika susu kental manis di bawah merek Friesche Vlag diimpor oleh Cooperatve Condensfabriek Friesland untuk dipasarkan disini. Cooperative Condensfabriek Friesland kemudian berubah menjadi Royal Friesland Campina, pada tahun 1922. Sweetened Condensed Milk ini sejak awal memang direncanakan untuk dipasarkan dan dijual oleh mitra bisnisnya di Indonesia, dengan merk "Soesoe Tjap Bendera". Read More...

Who Would Have Thought If A Century Ago, This Country Already Had Around 200 Cars of Various Brands

No one knows that a century ago far away before Indonesia got its independence and The Oath of Youth had not been declared, this country had around 200 brands of car. Well, this is the truth. You have to know that even other countries like Thailand, Malaysia and Singapore didn’t have the numerous amounts of vehicle. Perhaps, this something unbelievable since back then, many people were still under the colonization Read More...