Tips Merawat Motor Lawas Ala Komunitas Penggemar Motor Klasik

Komunitas penggemar motor klasik –Berbagai model motor terbaru di pasaran memang bisa menggeser keberadaan motor klasik. Namun perlu diketahui bahwa motor klasik atau lawas nyatanya masih memiliki penggemar tersendiri. Bahkan sampai ada komunitas-komunitas untuk motor-motor lawas ini. Beberapa komunitas bahkan mengadakan touring kecil-kecilan di dalam kota dengan menggunakan motor klasik ini. Semakin tua usia sebuah motor, maka kecintaan si pemilik pun akan semakin besar. Jadi jangan heran jika motor lawas bisa memiliki harga selangit ketika dijual. Memiliki motor klasik memang menjadi pilihan, namun dari segi perawatan pun juga harus dipertimbangkan dengan baik. Sebab untuk perawatan motor klasik ini sendiri sedikit gampang-gampang susah.

7 Tips Merawat Motor Klasik

Banyak yang masih beranggapan bahwa merawat motor klasik membutuhkan biaya yang besar. Tetapi pada praktiknya ternyata tidak juga. Merawat motor klasik bisa dengan mudah, murah dan sederhana. Berikut ini ada beberapa tips mudah merawat motor klasik yang bisa Anda contoh.

  1. Memanaskan Motor Secara Rutin

Kebiasaan yang harus dijalankan dengan baik selama merawat motor klasik adalah memanaskan mesin. Kebanyakan motor klasik jarang untuk digunakan, jadi hanya dibersihkan bagian luarnya saja. Dengan memanaskan mesin dengan rutin maka bisa membuat oli melumasi bagian dalam mesin. Dengan begitu, motor akan siap untuk dipakai kapan saja. Selain itu memanaskan motor juga akan membuat pemilik motor mengantisipasi kerusakan.

  1. Rutin Service & Ganti Oli

Hal pertama yang bisa dilakukan untuk merawat motor klasik adalah dengan melakukan service dan mengganti oli secara berkala. Untuk motor keluaran terbaru, Anda bisa melakukan dengan berpatokan pada jarak tempuh. Tetapi pada motor klasik berbeda, ini dikarenakan speedometer motor klasik umumnya sudah rusak. Selain itu, mesin yang tua bisa membuat pemilik motor memberikan perhatian ekstra. Dengan memperhatikan faktor ini, maka service dan mengganti oli pun memiliki intensitas yang lebih dibandingkan motor biasa. Cara ini penting untuk menjaga performa motor supaya prima meskipun sudah berusia puluhan tahun. Melakukan service rutin juga bisa mendeteksi dini adanya tanda-tanda kerusakan.

  1. Memeriksa Komponen yang Rawan

Setidaknya seminggu sekali Anda harus melakukan pemeriksaan komponen pada motor klasik. Komponen yang dimaksud ini adalah rantai, bodi, dan bagian kelistrikan. Di bagian kelistrikan ini menjadi hal penting untuk diperiksa. Tentunya sudah diketahui bersama bahwa mesin motor tua sudah tidak se-energik motor baru. Pastikan bahwa kondisi rantai keteng atau rantai mesin ini berfungsi dengan baik. Selain itu dari segi bodi motor pun juga penting untuk dipastikan tidak ada karat menempel.

  1. Menghindari Kebut-Kebutan

Harus diketahui sejak awal bahwa daya tarik dari motor klasik bukan dari segi performa mesin yang bisa melaju dengan cepat. Jadi akan lebih baik jika menghindari aktivitas kebut-kebutan di jalan jika sedang mengendarai motor klasik. Apabila Anda memang suka main kebut-kebutan, maka bisa menggunakan kendaraan lain. Motor klasik akan terlihat menarik dan elegan ketika dikendarai dengan pelan. Suara motor klasik yang nyaring dengan tampilan body menarik pastinya akan menarik banyak mata.

  1. Menggunakan Bahan Bakar Oktan Tinggi

Pecinta motor lawas pun juga harus membuat pertimbangan mengenai bahan bakar yang digunakan. Akan lebih baik jika Anda memilihkan bahan bakar dengan kandungan oktan tinggi. Anda bisa menggunakan Pertamax atau Pertamax Turbo. Selain itu juga bisa menggunakan Shell Super, Shell Power, dan Total Performance 95.Saat motor klasik menggunakan bahan bakar dengan RON tinggi maka akan membuat mesin menjadi tetap terjaga. Pada proses pembakaran pun tidak akan meninggalkan kotoran.

  1. Pemeriksaan Ekstra untuk Perjalanan Jauh

Motor klasik ini sendiri tidak bisa digunakan untuk perjalanan jauh. Namun akan lebih baik jika diperiksa menyeluruh sebelum digunakan. Pastikan sistem pengapian berfungsi dengan baik. Selain itu juga dari segi kelistrikan juga perlu diperiksa. Jangan sampai lampu motor tiba-tiba mati ketika digunakan. Juga pastikan untuk memeriksa sistem pasokan bahan bakar atau karburator. Anda harus memastikan dengan baik bahwa komponen ini berfungsi dengan baik sehingga motor bisa baik di perjalanan.

  1. Jangan Memarkir di Sembarang Tempat

Terakhir adalah dengan memperhatikan lokasi penyimpanan. Jangan membiarkan motor klasik yang dimiliki kepanasan atau kehujanan. Sebab hal ini akan membuat tampilan cat motor jadi luntur dan berkarat. Jadi akan lebih baik menyimpan motor di dalam ruangan yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Selain itu juga jangan lupa untuk mencuci secara rutin setidaknya 1 kali seminggu jika sering digunakan.

 

Mengenal Generasi Terakhir Ford D Series di Indonesia

Bicara soal mobil klasik, tidak saja tentang mobil mewah berbentuk kendaraan perang, family car atau berupa sedan mewah di zamannya. Kendaraan pekerja juga menjadi bagian tak terpisahkan dalam bursa mobil klasik. Para pecintanya di Indonesia juga terus akan memburunya sekedar untuk panjangan atau… Baca selengkapnya...