Serba-serbi Datsun Bluebird Seri 410/411

"Mobil-mobil klasik buatan Datsun memang sudah terkenal sebagai mobil yang tangguh tetapi ringan."

 

Perusahaan manufaktur mobil dari Jepang ini sebenarnya sudah berdiri sejak 1911, tetapi nama perusahaan Datsun baru mulai digunakan pada tahun 1931 dan berganti menjadi Nissan Motor Co., Ltd pada 1934. Sejak saat itu, Perusahaan ini memproduksi jenis mobil-mobil yang nantinya menjadi legenda, seperti  Datsun Pickup, Datsun Fairlady, Datsun SSS, serta Datsun Wagon. Untuk membuat perusahaan menjadi lebih berkembang, pada tahun 1981, merek Datsun dihapus dan digantikan dengan merek Nissan.

Pada Maret 2012, merek Datsun kembali digunakan, kemudian dalam perkembangannya perusahaan tersebut dikenal sebagai Nissan Datsun. Kembalinya merek Datsun tersebut akhirnya membuat banyak orang mengingat kembali keistimewaan mobil-mobil klasik yang diproduksi sebelum 1980.

Berikut ini adalah beberapa ciri khas yang dimiliki oleh Datsun Bluebird seri 410/411.

  • Pada seri awal Datsun Bluebird 410 terdapat sebuah lencana pada grille yang berbentuk bulat besar dengan cincin kromium (chrome) yang tebal dengan latar pusat berwarna biru dan lambang huruf D berwarna emas di tengah lingkaran. Sementara itu, kisi-kisi yang terdapat pada grille terdiri atas empat kelompok kisi dengan 3 horisontal dan 6 vertikal.

 

  • Fitur lain yang unik adalah adanya overriders, yakni aksesori dari logam berbentuk memanjang yang dipasang secara horizontal pada bagian bumper untuk melindungi mobil saat terjadi gesekan atau tumbukan ringan pada bagian depan. Overriders pada Datsun Bluebird seri 410 dilengkapi pula dengan bull nose (yang berbentuk vertikal pada overriders).

 

  • Pada seri 411, bullnose pada bumper tersebut sudah dilengkapi dengan karet tebal. Selain tampilan luar, interior dalam juga terlihat modern. Dasbor dibuat dengan warna hitam empuk berbahan vinyl dengan lapisan baja di bagian bawah. Radio dan jam juga turut dipasang pada beberapa seri Datsun Bluebird 410.

 

  • Pada seri Datsun Bluebird 411, lencana yang terpasang pada grille dengan 7 kisi, memiliki bentuk persegi panjang dengan huruf “D” yang lebih kecil dengan latar berwarna merah di bagian atas dan biru di bagian bawah. Desain baru juga tampak pada lampu ekor. Pada seri sebelumnya (410), lampu rem yang berbentuk bulat besar menyatu dengan lampu indikator yang berbentuk persegi panjang. Akan tetapi, pada seri ini, lampu rem dan lampu indikator menyatu sebagai bentuk persegi panjang dengan ujung yang membulat (rounded off).


Setiap kendaraan tentu memiliki kekhasan sendiri. Salah satu kekhasan yang dimiliki suatu model mobil terletak pada aksesori, seperti lencana, bahan dasbor, jumlah kisi pada grille, serta bentuk lampu rem. Keberadaan mobil dengan berbagai aksesori tersebut menjadi tanda yang mampu menyimpan cerita tentang sejarah mobil klasik.