Fiat 1100 Diesel

"Jika umumnya mobil-mobil Fiat 1100 di Eropa bermesin bensin, di India mobil antik ini menggunakan mesin diesel dan dijual dengan merk Premier Padmini 137 D."

Mobil klasik Premier Padmini 137 D muncul saat kepopuleran pendahulunya, yaitu Premier Padmini, mulai merosot di India pada pertengahan tahun 1980-an. Saat itu penjualan Premier Padmini di India merosot tajam akibat keluarnya peraturan pemerintah yang memperbolehkan produsen mobil luar negeri berproduksi di India.

Premier Padmini saat itu tidak mampu bersaing dengan mobil luar negeri seperti Honda, Hyundai, Daewoo, dan Ford, karena kalah murah, tampilan yang kurang modern, dan penggunaan bahan bakar yang tidak seefisien mobil merek luar negeri. 

Di tengah kemerosotan Premier Padmini, sang produsen, yaitu Premier Autombiles Limited tetap berusaha bertahan dengan menciptakan dua produk baru yaitu Padmini S1 dan Premier Padmini 137 D. Keduanya diciptakan dengan spesifikasi yang lebih modern daripada mobil tua pendahulunya, yaitu menggunakan radiator grille yang terbaru saat itu dan jok mobil yang lebih mewah.

Spesifikasi Padmini S1 dan Premier Padmini 137 D memang diciptakan serupa. Perbedaan hanya terdapat pada penggunaan mesin. Padmini S1 menggunakan kapasitas mesin yang lebih besar dari pendahulunya, yaitu sebesar 1171 cc dan menghasilkan kekuatan 52 bhp (39 kW).  Sedangkan Premier Padmini 137 D menggunakan mesin diesel.

Premier Padmini 137 D merupakan mobil diesel pertama yang diproduksi oleh Premier Automobiles Limited. Sebelumnya, mobil-mobil Fiat 1100 menggunakan mesin bensin. Padmini 137 D sengaja diciptakan untuk mengambil peluang pasar yang saat itu sedang meminati kendaraan bermesin diesel.

Mesin diesel yang digunakan Padmini 137 D dibuat berdasarkan lisensi dari Fratelli Negri Macchine Diesel Sud (FNM), Italia. Mesin ini mampu menghasilkan kekuatan sebesar 45 bhp (34 kW), dengan efisiensi bahan bakar yang dihasilkan adalah 24 kmpl. Dengan mesin tersebut, Premier Padmini 137 D dapat dipacu hingga kecepatan 140 kmph.

Pemakaian mesin diesel akan membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih ekonomis. Mobil yang bermesin diesel akan memberikan jarak tempuh bahan bakar 25 hingga 30 persen lebih baik daripada mobil bermesin bensin. Selain itu, mesin diesel mampu menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik sehingga dapat menghemat penggunaan bahan bakar di tengah harga BBM yang terus meningkat.

Penggunaan mesin diesel akan memudahkan perawatan mobil karena tidak menggunakan busi. Mobil antik bermesin diesel juga lebih mampu menahan kompresi yang lebih tinggi karena dibangun lebih kuat daripada mesin bensin, sehingga lebih awet dan tahan lama. Dibandingkan mesin bensin, mesin diesel juga memiliki torsi yang lebih besar sehingga kenyamanan yang diperoleh saat melintasi medan yang berat lebih baik.

Itulah alasan masyarakat India saat itu begitu menggandrungi kendaraan bermesin diesel. Mobil klasik Premier Padmini 137 D pun sempat mampu berkompetisi dengan mobil diesel merek lainnya. Namun, sayangnya produksi Padmini 137 D terpaksa harus dihentikan karena adanya masalah internal di dalam perusahaan.

Padmini 137 D merupakan bagian dari sejarah Fiat, sebagai satu-satunya seri Fiat 1100 yang menggunakan mesin diesel. Anda yang pecinta mobil klasik juga jangan sampai ketinggalan menjadikan Premier Padmini 137 D sebagai salah satu koleksi Anda.