Loading...
en

Inilah Alasan Mengapa Galant ST Berjuluk ‘Galant Hiu’

Dekade akhir 1990-an, Mitsubishi memiliki sedan legendaris. Namanya ada;ah Galant ST atau lebih dikenal dengan Galant Hiu. Seri Galant kedelapan ini menggantikan satu seri di bawahnya yang dikenal dengan sebutan Galant Lele atau Galant Paus. Ya, Indonesia memang kerap memberikan julukan-julukan nyleneh untuk mobil-mobil klasik atau keluaran lama, termasuk soal nama Galant Hiu ini. Kali ini mobilretroklasik.com bakal mengulik seputar spesifikasi Galant ST ‘Hiu’.

Sebelum membedah bagaiman performanya dan seperti apa fitur-fitur yang dimilikinya, mari kita cari tahu terlebih dahulu, alasan di balik nama Galant Hiu.  Galant sendiri sebenarnya diambil dari Bahasa Perancis yang berarti sopan. Galant ST yang keluar pada akhir 1997 memiliki desain yang unik, dengan moncong yang agresif dan besar mirip kepala hiu. Inilah salah satu dasar dibalik alasan Galant ST mendapat julukan ‘Galant Hiu’.

Julukan itu kian kuat mengingat posisi lampu Galant ST yang menjorok kedalam dan memiliki kap mesin berukuran lebar, layaknya mulut ikan hiu. Tak sampai di sini saja, mobil itu juga memiliki smoke hitam pada bagian lampu depan, sehingga memberikan kesan sangar layaknya hiu yang siap menerkam mangsa.

Berbanding dengan tampilan ‘mukanya’ yang garang, bodi belakang dari Galant ST terbilang elegan khas sedan eksekutif era 1990-an akhir. Berkat model ‘bokong' seperti ini, Galant ST sampai kini masih tetap elegan dan tak kalah dengan sedan keluaran anyar.

Dari bodi, kita berlanjut ke soal jeroan. Mitsubishi Galant ST memiliki mesin V6 SOHC 2500cc dengan kode 6A13. Kemampuan ini lebih tinggi dibandingkan dengan Galant Lele yang sebelumnya menyunggi mesin V6 DOHC 2000cc dan  pilihan 4 silinder DOHC 2000cc. Mesin Galant Hiu juga sudah injeksi mengusung nama ECI dan diklaim mampu menghasilakn tenaga hingga 173 HP pada 5750Rpm dan torsi sebesar 230Nm pada 4500Rpm.

Galant Hiu menyalurkan tenaganya melalui  transmisi manual 5 percepatan,  atau otomatis 5 percepatan manumatic, yang bisa berubah dari mode otomatis ke mode manual. Kemampuan ini oleh Mitsubishi yang diberi nama INVECS.

Menyoal fitur, Galant Hiu termasuk lengkap, mengingat perannya juga sebagai mobile sedan yang notabene merupakan mobil mewah. Fitur tersebut diantaranya adalah AC digital, jam pada dashboard, panel kayu dikonsol tengah dan sekeliling kisi AC, setir yang bisa diatur ketinggiannya (tilt steering), arm rest jok belakang, ABS, rem cakram dikeempat roda, dan airbag single untuk fitur keselamatan tambahan.

Meski  terbilang lengkap fiturnya, dimata sebagian pengguna tetap ada kekurangannya. Hal ini disebabkan karena fitur-fitur yang ada pada model Lancer malahan tidak ada di Galant Hiu ini. Fitur tersebut diantaranya adalah odometer digital, lalu material dashboard yang sebagian empuk dan sebagian plastik keras.  Khusus soal odometer digital, fitur ini kemudian muncul pada  varian facelift tahun 2001.

Akan tetapi, sedikit kekurangan pada fitur itu terobati dengan perfoma Galant Hiu yang cukup garang. Bodi Galant Hiu yang lebih ringan membuatnya lincah dan mampu bersaing dengan Toyota Crown sZJ atau BMW 530i V8. Lagi pula. pengendara maupun penumpang Galant Hiu juga bisa merasakan kenyamanan ekstra ala sedan eksekutif berkat handling mobil yang sangat baik dengan suspensi multilink dipadu stabilizer bar pada roda depan maupun belakang.

Tentang Motor

SMI Expressa, Motor Lokal Bercita Rasa Negeri Sakura

Hingga sejauh ini, industri motor di Indonesia masih dikuasai Asing. Jepang menjadi pabrikan paling mendominasi motor-motor yang mengaspal di jalanan Nusantara. Sebenarnya bukan tak ingin membuat motor nasional, tetapi langkah Indonesia untuk membangun sendiri motor nasional cukup tertatih. Jatayu yang digadang bakal eksis, ternyata malah tertelan krisis moneter 1998 dan namanya benar-benar tenggelam. Read More...

The List of Classic Cars That Are Selected by Indonesian Celebrities

Having luxurious and expensive vehicles is common thing for celebrities because it can support their appearance in front of people and they have money to buy. However, some of Indonesian celebrities choose classic car instead of the latest version. Well, it is true that something classic has its own charm and some of them dare to spend much money to get the vintage and rare vehicles. Even one Indonesian celebrity doesn’t only have one but more of classic vehicles for collection. Read More...