Chevy Bel Air Generasi Kedua (1955-1957)

"Generasi pertama dari Bel Air ternyata mampu menciptakan kesuksesan yang cukup besar."

Akibatnya, General Motor mulai berani melakukan inovasi pada mobil produksi mereka. Tidak hanya bodi yang diubah menjadi lebih modern dan tentu saja lebih gaya, tapi mesin pun diubah menjadi lebih baik hingga mendukung performa mobil secara keseluruhan. Pada generasi ke dua ini pun perakitan juga dilakukan di luar Amerika seperti Venezuela dan Kanada untuk memenuhi pasar di luar negeri. Berikut ulasan selengkapnya tentang generasi kedua Chevrolet Bel Air.

 

Tahun 1955

Chevrolet Bel Air yang diproduksi di tahun 1955 memiliki bodi yang sangat kuat dan juga lebih stylish. Generasi kedua dari Bel Air ini mengusung konsep “Hot One” dan diiklankan secara masif untuk mendongkrak popularitas dan juga jumlah penjualannya. General Motor menyebut generasi ini sebagai Chevrolet yang paling bersih dari segi desain dan beberapa bagian terinspirasi dari mobil Ferrari.

Generasi kedua yang diproduksi di tahun 1955 ini mengusung mesin V8 yang dikenal sangat tangguh di eranya. Mesin ini memiliki dua pilihan kecepatan otomatis Powerglid dan juga tiga pilihan kecepatan untuk pilihan manual. Sebenarnya mesin V8 tidak pertama kali digunakan untuk mobil Chevrolet, sebelumnya di tahun 1917, mesin ini pernah dipakai sebelum Chevrolet bergabung ke General Motors.

 

Tahun 1956

Pada tahun 1956, Bel Air mulai berani bermain-main dengan desain bodi agar tidak terlihat standar dan pasaran. Mereka memberikan sisi bodi dengan dua warna yang berbeda. Selanjutnya roda depan dan belakang diberi sentuhan lebih baru hingga memiliki gaya speedline yang jauh lebih memikat.

Pada tujuh versi yang dibuat di tahun ini, versi Chevrolet Sport Car lah yang paling menarik banyak sekali perhatian. Dengan desain kaca yang bisa digeser ke bawah serta mudahnya memasukkan penumpang di kursi belakang membuat versi ini terlihat jauh lebih gahar. Karena desain ini, jumlah produksi untuk jenis Chevrolet Sedan sport ini mencapai lebih dari 100.000 buah.

 

Tahun 1957

Pada tahun 1957, General Motors lebih fokus pada performa mesin ketimbang pada desain interior dan eksterior. Di tahun ini mesin jenis V8 lebih dikembangkan lagi agar mobil bisa berjalan dengan jauh lebih cepat. Di tahun ini muncul Super Turbo Fire V8 yang menjadi andalan Chevrolet di tahun-tahun berikutnya.

Mobil yang diproduksi di tahun 1957 ini dikenal sebagai mobil yang paling banyak dipakai oleh Amerika. Julukan sebagai “American Car” sepertinya tidak berlebihan jika diberikan kepada Bel Air produksi 1957. Bahkan, mobil tahun 1957 ini juga paling banyak dicari oleh kolektor mobil kuno di berbagai negara.

 

Secara garis besar produksi tahun 1955-1957 berfokus pada mesin dan penciptaan mobil sport yang sangat diminati kaum pria. Untuk mengetahui lebih banyak tentang Chevrolet Bel Air generasi kedua, silakan berkunjung ke website Chevrolet.

Artikel Terkait

Sejarah Food Truck Sebagai Alternatif Bisnis Kuliner

Bingung mencari lokasi usaha kuliner?, Food Truck adalah salah satu pilihan dengan tingkat fleksibilitas paling tinggi

Eko Putro Sandjojo Dan Harley Davidson

Sekedar Alat Transportasi Dan Cadangan Kendaraan, Bukan Untuk Gagah-gagahan

Truk Ford Model A (1928-1929)

Sejarah Truk Pengangkut Susu di Indonesia

Serba-serbi Chevy Bel Air

"Bagi pecinta mobil klasik, Chevy Bel Air bisa dipertimbangkan sebagai salah satu koleksi."