Sejarah Toyota Land Cruiser

Sejarah Toyota Land Cruiser

Land Cruiser merupakan mobil jenis Sport Utility Vehicle alias SUV besutan Toyota Motor Corporation yang ada sejak era perang dunia kedua, yakni sekitar tahun 1950-an. Meski dikenal sebagai kendaraan off-road yang sangat tangguh di medan berat, Land Cruiser sendiri sebenarnya telah dibuat dalam berbagai bentuk hingga kelas mewah yang kemudian menjadi basis dari Lexus LX.

 

Lahir Akibat Kalah Perang

Ketika Perang Korea meletus, Amerika Serikat mengambil bagian dalam mendukung invasi Korea Selatan terhadap Korea Utara. Pada saat itu pula, Jepang sudah lebih dulu kalah terhadap Negeri Paman Sam pada Perang Dunia II sehingga mau tidak mau tunduk terhadap perintah AS. Adapun salah satu bentuk patuhnya Jepang terhadap konsekuensi dan sanksi dari kekalahan tersebut adalah mengembangkan kendaraan untuk militer AS dalam pertempuran.

Toyota yang telah berpengalaman dalam memproduksi kendaraan bagi militer Jepang pun ditunjuk sebagai pihak untuk mengembangkan kendaraan bagi militer AS dalam pertempuran. AS memesan 100 buah kendaraan dengan spesifikasi Jeep Willys dan berhasil diwujudkan oleh Toyota dalam bentuk prototipe Jeep BJ pada tahun 1951. Dengan ukuran yang lebih besar dan menghasilkan tenaga 85 hp/3.600 rpm serta torsi 215 Nm/1.600 rpm, Jeep BJ pun berhasil mencapai tingkat keenam Gunung Fuji pada saat dilakukan drive test.

Badan Polisi Nasional Jepang juga turut menyaksikan driver test tersebut. Karena terkesan dengan performa Toyota hardtop yang satu itu, mereka kemudian memesan sebanyak 289 unit Land Cruiser Jeep BJ sebagai kendaraan patroli resmi.

 

Deretan Series Toyota Land Cruiser

Setelah sukses dengan series BJ dan FJ pada kisaran tahun 1951 hingga 1955, Land Cruiser dikembangkan dengan sederet series lainnya. Selain seri legendaris  20 dan 30 Series (1954-1959), 40 Series (1960-1985), dan Tipe 55/65, Land Cruiser juga terus memproduksi seri lainnya seperti berikut.

 

60 Series

FJ 60 ada sejak tahun 1981 sampai 1987 dengan model empat pintu dan berkapasitas tempat duduk 5 hingga 7 penumpang. Karakter off-road-nya masih terlihat seperti pada seri sebelumnya, tetapi desainnya lebih kuat untuk berada dalam persaingan di pasar sport utility vehicle.

 

70 Series

Di samping menghadirkan Land Cruiser hardtop, Toyota juga menghadirkan model FRP top, cab-chassis, soft-top, dan troop carrier pada seri pengganti LC 40 ini. Di beberapa negara, LC 7 Light dijual dengan nama Bundera yang menjadi generasi pertama LC Prado.

 

100 Series

Land Cruiser 100 menggantikan Land Cruiser 80 pada April 1988 dengan dua versi, yakni Land Cruiser 100 dan 105. Meski sepintas bodi keduanya terlihat identik, bagian depan Land Cruiser 100 sebenarnya lebih rendah dibandingkan bagian belakangnya lantaran IFS. Selain itu, bila diperhatikan dengan lebih jelas, desain ban kedua versi Land Cruiser 100 Series ini pun tidaklah sama.

Setelah sukses dengan seri J40 yang bertahan cukup lama di pasaran hingga dua dekade, Toyota kembali menghadirkan seri teranyar Land Cruiser andalan mereka.

Toyota Land Cruiser 40 Series merupakan generasi ketiga dari mobil Land Cruiser yang dibuat oleh Toyota Motor Corporation.

Setelah sukses dengan seri awalnya, Toyota Motor Company kembali menghadirkan Land Cruiser seri 20 dan 30.

Toyota Land Cruiser merupakan SUV terbaik pabrikan Toyota yang terlihat dan terbukti tangguh saat melintasi medan on-road maupun on-road.