Mercy Kentang 219 (W105), 220S (W180), 220SE (W128) Sedan

Setelah berkutat di mobil sedan dengan empat silinder seperti Mercy Kentang 180 dan 190, Mercedes-Benz kembali menggebrak dunia otomotif.

Pada tahun 1956, varian baru dari Mercy Ponton akhirnya lahir kembali dengan 219 (W105), 220a (W180), dan 220 SE (W128). Berbeda dengan pendahulunya yang masih menggunakan empat silinder, jenis ini sudah menggunakan enam silinder sehingga mesinnya bekerja dengan hebat. Berikut uraian singkat tentang Mercy Kentang generasi 219, 220a, dan 220 SE.

 

Mercy Kentang 219 (W105)

Mercy Kentang 219 masuk ke dalam golongan mobil antik yang harganya cukup mahal. Mobil ini diproduksi secara massal untuk memenuhi pasar mobil mewah di kawasan Eropa. Sejak pertama kali diproduksi pada tahun 1956 hingga 1959, Mercy Kentang 219 ini telah dibuat sebanyak 27.845 unit. Untuk ukuran mobil mewah penjualan ini bisa dikatakan sukses.

Mesin yang digunakan untuk Mercy Kentang 219 ini menggunakan 6 silinder 4 stroke dan bervolume 2195cc. Dengan mesin yang cukup hebat di zamannya itu, Mercy Kentang 219 bisa melaju dengan cepat hingga mencapai 148 km/jam. Oh ya, Mercy Kentang 219 mampu menempuh jarak hingga 400 km dengan kondisi full tank.

 

Mercy Kentang 220S (W180)

Mercy Kentang jenis W180 sebenarnya dibuat menjadi dua jenis yang nyaris mirip. Jenisnya terdiri dari Mercy Kentang 220S dan Mercy Kentang 220a. Dua jenis mobil Mercy ini memiliki bodi yang terbilang sangat mewah jika dibandingkan dengan jenis lain. Bahkan julukan Ponton secara resmi menjadi miliki Mercy Kentang W180 ini.

Mercy Kentang W180 memiliki tiga jenis bodi yang berbeda. Bodi yang dimiliki oleh jenis ini meliputi Sedan 4 pintu, Coupe 2 pintu, dan Convertible 2 pintu. Bodi-bodi yang dimiliki oleh Mercy Kentang W180 ini dibuat sangat mewah hingga menjadi incaran banyak kolektor mobil klasik di berbagai belahan dunia.

 

Mercy Kentang 220SE (W128)

Mercy Kentang 220 SE adalah jenis Mercy Ponton yang tidak begitu laku di pasaran. Setidaknya selama 2 tahun, dimulai pada 1958, mobil jenis ini hanya diproduksi sebanyak 3.916 unit. Unit-unit yang diproduksi terdiri dari 3 model bodi yang berbeda-beda. Pertama adalah Sedang 4 pintu, lalu berturut-turut 2 pintu jenis Coupe dan Cabriolet.

Perakitan dari Mercy jenis ini dilakukan di dua tempat yang berbeda. Pertama dilakukan di Jerman lalu yang kedua di pelabuhan Melbourne, Australia. Mercy Kentang 220 SE menggunakan mesin silinder 6 dan volumenya mencapai 2,2 L. Produksi dari Mercy Kentang 220 SE dihentikan pada tahun 1960 dan diteruskan oleh jenis Fintail atau W111.

 

Demikianlah uraian singkat tentang Mercy Kentang 219 (W105), 220S (W180), 220SE (W128). Semoga bisa memberi tambahan informasi.

Artikel Terkait

Perancang Mercy Kentang

Mercy Kentang atau disebut juga Mercy Ponton adalah salah satu jenis mobil antik yang dewasa ini banyak sekali dicari oleh kolektor.

Mesin Mercy Kentang

Bulan September 1955 menjadi waktu penting bagi sejarah mobil klasik keluaran Mercedes-Benz seri 220S dan 220SE.

Mercy Kentang Station Wagon

Bagi pecinta mobil tua keluaran Mercedes-Benz, Mercy Kentang bisa menjadi salah satu pilihan yang sempurna.

Mercy Kentang Pickup

Mungkin ada sebagian dari pembaca yang kurang begitu mengenal Mercy Kentang versi pick-up karena hampir semua model yang ada hingga sekarang adalah jenis sedan.

Mercy Kentang 220S (W180) dan 220SE (W128) Cabriolet

Salah satu mobil klasik dari Mercedes-Benz adalah seri cabriolet.

Mercy Kentang 180 (W120) dan 190 (W121) Sedan

Varian resmi pertama dari Mercy Kentang atau Mercy Ponton adalah tipe 180 (W120).

Mercy Kentang 220S (W180) dan 220SE (W128) Coupe

Mercedes-Benz merupakan salah satu perusahaan mobil terkemuka di dunia yang berusia paling tua.

Mercy Kentang 190SL (W121) Roadster

"Mercy 190SL adalah salah satu pendahulu dari Mercedes-Benz SL-Class yang terus dikembangkan hingga sekarang."