Bagaimana Cara Cepat Menjual Motor Atau Mobil Klasik Tanpa Iklan?

Sebuah showroom motor di bilangan Sukoharjo, Jawa Tengah, tergolong sukses dalam hal bisnis jual beli motor klasik. Tidak hanya bisa menjaring pembeli yang ada disekitarnya, namun juga dari luar kota seperti Jakarta, Tangerang, hingga Bandar Lampung. Yang membuatnya jadi luar biasa, Showroom ini tidak pernah promo dengan memasang iklan. Lalu bagaimana cara melakukannya?.

Menurut pengakuan Marwan, pemilik showroom tersebut, ia memang tidak pernah mengiklankan produknya dengan sengaja. Marwan bahkan tidak pernah membuat (kanal) Youtube pribadi untuk promosi. Mayoritas orang yang datang karena melihat unggahan video-video di kanal Youtube milik para pelanggannya.

Showroomnya memang mudah dicari, di layanan peta digital cukup dengan kata kunci "motor klasik", maka showroom Marwan Motor akan muncul paling atas dengan rating penilaian terbanyak. Dapat dikatakan Marwan jadi salah satu senior di dunia jual beli motor klasik di area Solo dan sekitarnya, dan kunci suksesnya adalah memanfaatkan jaringan komunitas.

Kemudian ditambah dengan memaksimalkan platorm media sosial untuk memperkenalkan showroom atau bengkel yang dimiliki, bukan mengiklankan produknya. Promo tanpa iklan produk cara Marwan ini bisa menjadi inspirasi buat orang yang ingin bermain jual beli kendaraan, baik sepeda motor atau mobil klasik.

Lantas, bagaimana dengan produk-produk yang dijual? Marwan mengaku bahwa tidak semua motor klasik yang ia beli selalu dalam kondisi prima atau bahasa lainnya siap pakai. Seringkali  ia mendapatkan motor yang harus restorasi terlebih dahulu sebelum dijual.

Saat memutuskan untuk membeli sebuah motor, Marwan harus memperhitungkan dengan cermat biaya yang harus dikeluarkan untuk renovasi. Besarnya tergantung pada tingkat kerusakan. Sebagai contoh, untuk perbaikan mesin saja berkisar Rp 1,5 jutaan. Jika ingin cat ulang sesuai dengan warna aslinya perkiraan biaya Rp 500.000 untuk jenis motor bebek. Untuk jenis motor lain kemungkinan bisa lebih.

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk bisnis jual beli motor dan mobil klasik? Promo tanpa iklan Cara Marwan ini bisa menjadi inspirasi buat orang yang ingin bermain jual beli kendaraan, baik sepeda motor atau mobil klasik. Untuk saat ini memang belum terlalu banyak pemain kendaraan klasik, yang ternyata semakin banyak penggemarnya.

Baca juga: Honda CG110 dan CG125, Awet Dan Tahan Lama. Klik Disini...

Sumber: kompas.com

Kelemahan Utama Jimny Jangkrik di Segmen Kendaraan Off Road

Jimny LJ80 merupakan salah satu varian SUV terpopuler lansiran Suzuki. Sohor dengan nama Jimny Jangkrik, Jip retro dari era 1970-an ini masih diburu oleh para kolektor maupun masyarakat umum. Sayangnya, kelemahan utama Jimny Jangkrik justru semakin terlihat seiring kemajuan teknologi di segmen… Baca selengkapnya...

Lahir Sebagai Mobil Biasa, Tenar Pada Berbagai Kejuaraan Balap Dan Reli

Datsun (sekarang Nissan) sempat meradang dengan anggapan bahwa mobil Jepang adalah mobil murahan. Lalu, mereka mulai memproduksi tipe mobil sports dari sedan dengan nama SSS (Super Sports Sedan). Jika kebanyakan orang mungkin mengenal tipe SSS adalah yang diproduksi tahun 1970an, sebenarnya Datsun… Baca selengkapnya...

Jalan Berliku Jatayu: Ingin Eksis Namun Ditelan ‘Krisis’

Umumnya motor-motor yang beredar di Indonesia sekarang berkapasitas 100 cc hingga 150 cc saja. Tak mengherankan jika para pabrikan motor di negeri ini, yang sebenarnya merupakan pabrikan Jepang (mayoritas) lebih memilih menghadirkan motor dengan kapasitas kecil. Padahal, dulu sejatinya Indonesia… Baca selengkapnya...

Renault 18TL, Stylish dan Nyaman Dikendarai

Mobil yang diproduksi di pabrik Flins, Perancis untuk pertama kalinya pada bulan Desember 1977 ini, mulai diperkenalkan di pasar internasional pada ajang Geneva Motor Show bulan Maret 1978. Mobil Renault 18TL dimaksudkan sebagai pengganti Renault 12 yang sudah tidak diproduksi lagi sejak tahun… Baca selengkapnya...

Pesona Datsun 510 Di IIMS Hybrid 2022

Beragam mobil dihadirkan pada ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022. Tidak hanya mobil baru tapi juga mobil lawas koleksi Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Berbeda dari IIMS sebelumnya, di tahun 2022 ini PPMKI memajang mobil yang berbeda. Baca selengkapnya...