Sejarah Truk Pengangkut Susu di Indonesia

Keberadaannya berawal ketika susu kental manis di bawah merek Friesche Vlag diimpor oleh Cooperatve Condensfabriek Friesland untuk dipasarkan disini.

Cooperatve Condensfabriek Friesland kemudian berubah menjadi Royal Friesland Campina, pada tahun 1922. Sweetened Condensed Milk ini sejak awal memang direncanakan untuk dipasarkan dan dijual oleh mitra bisnisnya di Indonesia, dengan merk "Soesoe Tjap Bendera".

Sejarahnya terus berlanjut dengan mendirikan PT Friesche Vlag Indonesia, melalui kemitraan dari Cooperatieve Condensfabriek Friesland dan perusahaan lokal. Untuk memperluas pemasarannya, pada tahun 1969 PT Friesche Vlag Indonesia mulai membangun Plant Pasar Rebo. Pada tahun 1971, Plant Pasar Rebo mulai memproduksi Susu Kental Manis dan mendistribusikan produk ke setiap wilayah di Indonesia.

Sejak awal didirikan, target market dari produk "Soesoe Tjap Bendera" memang cukup luas. Oleh sebab itu diperlukan kendaraan yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Pihak manajemen memutuskan untuk menggunakan truk Ford Model A produksi tahun 1928 - 1929 (kemungkinan sampai dengan tahun 1930).

Model A adalah Ford pertama yang menggunakan setelan standar untuk pengemudi, seperti pedal gas, pedal kopling dan perseneling. Versi sebelumnya memang agak aneh karena berbeda dengan mobil lainnya. Tangki bahan bakarnya terletak diantara pembatas ruang mesin dengan panel dasbor, dilengkapi dengan meteran bahan bakar.

Pada saat musim salju, dapat ditambahkan alat pemanas di atas manifol. Udara panas yang dihasilkan kemudian dialirkan masuk ke kabin,

Ford Model A adalah mobil pertama yang memiliki kaca depan yang tidak hancur berkeping-ketika terjadi kecelakaan (safety glass), sehingga aman bagi penumpang. Mesin yang digunakan pada mobil ini terdiri dari 4 silinder yang disusun segaris (L-head inline 4-cylinder), dengan kapasitas 201 cu di (3,3 l).

Tenaga yang dihasilkan mencapai 40 hp (30 kW; 41 PS). Dan kecepatan tertinggi yang mampu dicapai sekitar 65 mph (105 km / jam), melalui transmisi 3 gigi maju dan 1 gigi mundur.

Ford Model A hadir dalam berbagai model seperti: Coupe (Standar dan Deluxe), Coupe Bisnis, Sport Coupe, Coupe Roadster (Standar dan Deluxe), Cabriolet, Sedan, Phaeton (Standar dan Deluxe), Tudor Sedan ( Standar dan Deluxe), Town Car, Fordor (2 jendela) (Standar dan Deluxe), Fordor (3-jendela) (Standar dan Deluxe), Victoria, Town Sedan, Station Wagon, Taxicab, Truck, dan Komersial.

Diluar dari deretan tersebut ada satu model Special Coupe yang sangat langka, diproduksi satu tahun saja, sekitar Maret 1928 dan berakhir pertengahan 1929. Harga untuk satu unit Ford Model A pada saat itu berkisar antara US $ 385 untuk model roadster hingga US $ 1400 untuk City Car versi paling tinggi.

Mari kembali ke Truk Ford Model A yang digunakan untuk mendistribusikan "Soesoe Tjap Bendera".

Perhatikan bahwa roda pada truk tersebut sepertinya bukan roda standar yang dipasok dari AS. Biasanya, truk itu akan memiliki roda belakang ganda, namun yang satu ini tampaknya memiliki roda belakang tunggal. Bisa jadi itu pesanan khusus atau hasil modifikasi lokal.

Sumber:

  • indonesiaonblog.blogspot.com
  • en.wikipedia.org